Breaking News

Lifestyle

Kiat Kafe E-Pos

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SAHABATKU sedang di persimpangan jalan. Usaha resto dan kafe yang dia rintis selama 3 tahun masih terasa jalan di tempat, padahal lokasinya strategis. Sudah 4 kali dia mengganti konsep, menu dan style restonya; mulai dari kedai kopi biasa, jualan makanan Timur Tengah, lalu roti dan pasta, sekarang di modifikasi dengan menambah kuliner gerobak menjual …

Read More »

Diajari Untuk Dilupakan

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. DALAM SEBUAH wawancara imajiner, seorang pemuda bertanya kepada Karl Marx, “Kalau kamu hidup di Indonesia hari ini, apa yang akan Anda lakukan pertama kali?” Tuan Marx menjawab, “Aku akan berjalan ke pasar. Duduk di angkot. Masuk ke pabrik. Lalu membaca harga sebuah buku di toko kecil yang sepi”. “Kenapa toko buku?” “Kerana di sanalah …

Read More »

Blues For Emak

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.DENGARLAH KAWAN, hujan itu adalah puisi yang dilantunkan langit dengan kidung hening, gugur satu persatu dalam lirih. Menyulam tanah dengan bening lalu angin mengantarkan rindu. Di antara gerimis yang jatuh syahdu, pada dedaunan yang menari pelan, seorang pemuda tertunduk lesu memegang pusara di pemakaman yang sepi. TANGANNYA GEMETAR, dadanya sesak dan pikirannya melayang. Pesan-pesan Ibu …

Read More »

Berbagi Wajah Dosa

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.DI SUDUT SIBUKNYA kota, ada seorang perempuan yang menata senyumnya di cermin retak. Ia menatap wajahnya yang semakin menua, mulai tampak keriput tipis di ujung kelopak matanya. Dia sedang berdialog dengan jiwanya ‘Siapakah yang lebih suci? Aku yang menjual tubuhku kerana lapar, atau dia yang menjual ayat untuk selimut moral’. Dosa itu sudah larut oleh …

Read More »

Asli Tapi Bo’ong

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. MENGAPA banyak orang yang suka dengan kepalsuan? Sebagian wanita mereparasi tubuh dan mukanya dengan berbagai operasi plastik demi memperoleh kecantikan guna memikat pria kaya. Ada juga wanita dan pria yang mengkoleksi  tas, arloji dan sepatu KW (kata lain dari palsu) saat tampil di depan publik, tujuannya agar memperoleh status sosial tertentu di masyarakat. Ada …

Read More »

Lelaki

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. LEVEL tertinggi dari ‘personal branding’ adalah ketika orang-orang mengira kamu tak pernah susah, tak pernah sedih, dan selalu banyak uang. Sedangkan titik terendah seorang pria adalah habis gajian bingung mau cari tambahan kemana lagi. INGATLAH para lelaki, jika galaumu sudah tentang ekonomi, selamat datang di fase lelaki yang sesungguhnya. Sebab matematika tersulit bagi laki-laki …

Read More »

Resolusi

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SEMUA orang menulis apa yang akan menjadi Resolusi Dirinya di tahun 2025 ini. Aku katakan untuk apa resolusi-resolusian segala. Sebagai Muslim tugas kita di dunia ini sangat jelas. Kita diciptakan untuk menyembah Allah, untuk beribadah kepada-Nya dalam segala aspek kehidupan. JADI apa pun yang dilakukan dengan tujuan mengejar kebahagiaan duniawi semisal; ada suami istri …

Read More »

Cinta Segi Tiga

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. MALAM TADI aku merenung. Tahun 2024 hampir usai, sementara aku semakin berumur. Aku hanya meminta kepada Sang Khaliq agar jangan dekatkan aku dengan orang-orang yang bukan takdirku. Aku lelah dan ingin mengurangi rasa benciku kepada diriku; ‘kenapa masih belum bisa juga menjadi hamba-Mu yang amanah dan berjiwa lapang”. AKU MASIH terbelenggu dengan cinta segitiga …

Read More »

Malu dan Kemaluan

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. MANA YA rasa malu itu? Aku pingin jumpa dengan kamu. Rasanya udah lama kita gak ketemu. Tatkala kita abai dengan rasa malu dan kemaluan. Kita menyerahkan kendali pemikiran dan lisan kita pada nafsu dan syahwat kekuasaan dan dogma yang dibentuk oleh orang lain. Begitulah jadinya jika pikiran yang tak diasah, ia akan menjadi ladang …

Read More »

Menipu Diri

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. NEGERIKU memang unik. Penuh dengan hal-hal yang seram, mistis, ritual, perdukunan tetapi penuh dagelan dan lawak juga. Kalau toh banyak orang yang pergi ke Gereja, Masjid, Vihara atau Pura, kebanyakan mereka tidak ingin untuk ‘bertemu Tuhan’ tapi sekadar untuk menunjukkan bahwa mereka religius. Lupa kalau Tuhan tidak akan tertipu, tapi merekalah yang tengah menipu …

Read More »