Breaking News

Lifestyle

Mental Miskin

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.HARI INI adalah Kamis ketiga supir kantorku izin tidak masuk kerja. Kerana mengantarkan anak sulung lakinya mengikuti tes masuk Kepolisian. Katanya tahun ini akan ada penerimaan 200 dari tamatan SMA dari 800 calon. Enam bulan sebelumnya, anaknya telah mengikuti berbagai pelatihan agar diterima sebagai abdi negara. Semangat anak ini luar biasa, dia bercita-cita ingin memperbaiki …

Read More »

Hukum Sebagai Pagar Berduri

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.BEBERAPA PULUH tahun lalu, seorang Pengacara Amerika bernama Gerry Spence berkata, “Fungsi hukum bukanlah untuk memberikan keadilan atau menjaga kebebasan. Fungsi hukum adalah untuk menjaga agar mereka yang berkuasa tetap berkuasa”. Padahal untuk menciptakan masyarakat yang adil tidak mungkin dibangun di atas dasar kekuasaan; keadilan hanya akan tumbuh dari kesetaraan dan solidaritas. Dan kebebasan sejati …

Read More »

Give Away Ala ‘Umar

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.DUNIA SAAT ini dikenal dengan istilah dunia tanpa batas, kejadian yang terjadi di belahan dunia lain, dalam hitungan detik bisa disaksikan oleh jutaan manusia di belahan dunia lain. Semua informasi langsung bisa diakses dengan perangkat teknologi. Itu yang menyebabkan banyak pengusaha konvensional yang gulung tikar, kerana makin banyak orang yang berjualan secara online dengan harga …

Read More »

Setidaknya, Menjadi Jembatan

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. “BAGI KAMI kemiskinan bukan cerita, ia adalah lantai tanah yang dingin. Nasi yang dibagi lima, dan seragam sekolah yang diwariskan dari satu tubuh mungil ke tubuh mungil berikutnya”, ia membuka pembicaraannya, saat aku tawarkan dia untuk duduk bersama sarapan bubur ayam. Pagi itu, Darmin sedang mengamen membawakan tembang-tembang Dewa dan Padi. Aku tertarik sama …

Read More »

Sama-sama Kantuk

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. HUJAN TAK menunjukkan akan menurunkan intensitasnya. Suman baru saja menutup gerai martabaknya yang ke-11, gerai ini baru dibuka sebulan lalu. Malam ini tak tampak bulan. Akhirnya Suman memutuskan untuk pulang naik motor vespa kuno kesayangannya menerjang hujan. Walau terbilang sukses, Suman tetap saja senang mengendarai ‘si Gembul’ nama vespa antiknya. Dia ingin segera sampai …

Read More »

Fenomena Sekar

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. ANAK PEREMPUAN itu mendekat pelan-pelan. Dia pikir mereka sakit. Tapi kenapa tak ada luka, tak ada darah, tak ada batuk. Hanya mata mereka merah seperti habis diterpa hujan. “Kenapa emak menangis?” tanya Sekar. Tapi jawaban tak datang, hanya isakkan yang terputus. Lalu ia pun ikut menangis. Bukan kerana lututnya tergores, bukan kerana mainannya rusak. …

Read More »

Tayangan Dungu Berjemaah

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SEPULUH TAHUN terakhir ini kita disajikan dagelan berupa tayangan diskusi politik secara live di beberapa stasiun tv. Bagi pemirsa yang menginginkan tontonan yang edukatif, cerdas dan bermanfaat, siap-siap saja untuk kecewa. Sebagai institusi bisnis, produser pasti menginginkan banyak viewer dari acara tersebut, bukan bermutu tidaknya program tersebut. Jangan heran jika di antara pembicara harus …

Read More »

Sibuk dengan Lukisannya

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. DI SEKITAR KITA, ada beberapa manusia yang melukis wajah kita dari cerita-cerita manusia lain yang samar, lalu mereka mengolok-olok lukisannya sendiri seolah-olah itu adalah diri kita. Mereka gelisah ketika kita mulai punya batas, mereka cemas saat kita tak lagi bisa dimanipulasi, dan mereka marah bukan kerana kita berubah, tapi kerana mereka kehilangan kendali atas …

Read More »

Bincang-bincang di Mataram

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SIANG INI aku mendarat di bandara Praya Lombok International di Lombok Tengah. Rencana mau langsung ke Mataram, di Bandara aku dijemput sama anak muda energik asli Lombok, kenalan lamaku, guru honorer di sekolah agama. Sebut saja namanya, Dedi. Mengajar adalah hobbynya, disamping sebagai guru honorer, kesehariannya Dedi mengasuh pesantren kecil peninggalan almarhum ayahnya. Kami …

Read More »

Ayu dengan Mas Suman

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. PEREMPUAN itu sedang menikmati sepinya suasana pegunungan. Sudah dua hari dia menginap di vila mungil di kawasan Sentalun, Lombok. Kemarin dia menikmatinya indahnya gunung, sekarang dia menikmati indahnya gunung, dan berharap sampai senja nanti masih menikmatinya. Dia sedang menghabiskan segmen terakhir dari novelnya yang sudah 6 bulan tak selesai-selesai. Berharap di kesunyian ini, ia …

Read More »