Breaking News

Yvonne Ridley

Pada bulan 9 tahun 2001, dunia digemparkan oleh berita hilangnya seorang jurnalis wanita asal Inggris bernama Yvonne Ridley. Dia nekat menyusup ke wilayah Afghanistan dengan menggunakan pakaian burqa untuk melakukan liputan rahasia, namun penyamarannya terbongkar dan dia ditangkap oleh kelompok bersenjata Taliban yang saat itu sangat ditakuti di seluruh dunia.

Yvonne sempat berpikir bahwa hidupnya akan segera berakhir di tempat yang sangat terisolasi tersebut. Selama 11 hari disekap dalam penjara, tanpa diminta dan dipaksa dia membuat sebuah kesepakatan dengan para penawannya. Dia berjanji untuk membaca Al Quran dan mempelajari ajaran Islam jika mereka bersedia membebaskannya kembali ke London tanpa terluka. Tanpa disangka, kelompok tersebut menyetujui kesepakatan itu tanpa ada prasangka buruk sedikitpun dan melepaskannya begitu saja.

Setibanya di negara asalnya, Yvonne benar benar menepati janjinya. Awalnya dia membaca kitab suci tersebut dengan niat murni untuk mencari kesalahan dan membuktikan asumsinya bahwa Islam adalah agama yang keras dan menindas wanita. Namun keajaiban iman justru membalikkan hatinya 180 derajat. Alih alih menemukan ajaran kekerasan, dia justru menemukan kedamaian luar biasa dan panduan hidup yang sangat memuliakan serta melindungi hak hak perempuan. Hatinya luluh seketika dan puncaknya pada tahun 2003, Yvonne Ridley secara resmi mengucap dua kalimat syahadat, mengubah jalan hidupnya dari seorang tawanan perang menjadi salah satu pendakwah muslimah paling vokal dan berpengaruh di daratan Eropa. (Mualaf Studio)

About Darso Arief

Lahir di Papela, Pulau Rote, NTT. Alumni Pesantren Attaqwa, Ujungharapan, Bekasi. Karir jurnalistiknya dimulai dari Pos Kota Group dan Majalah Amanah. Tinggal di Bekasi, Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *