Breaking News

Humaniora

Wortel, Telur dan Kopi

Oleh: Maya Magdalena Seorang wanita yang baru saja menikah, datang pada ibunya dan mengeluh soal tingkah laku suaminya. Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami: keras kepala, suka bermalas-malasan, boros dan sebagainya. Wanita muda itu berharap orangtuanya ikut menyalahkan suaminya. Namun betapa kagetnya dia karena ternyata ibunya diam saja. Bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, ...

Read More »

Yatim Dermawan

Oleh: Joko Intarto Sudah lama saya tahu ada Cafe Bintang dibangun di halaman Kelapa Gading Trade Center (KTC). Kebetulan tak jauh dari rumah mertua. Tapi baru hari ini saya mampir ke situ. Martin Andros-lah yang memaksa saya. Ia pengusaha property. Spesialisasi perusahaannya membeli cessie atau anjak piutang macet atas rumah, apartemen dan kondomonium di berbagai bank. Kebetulan saya berurusan dengan ...

Read More »

Akhir Mengerikan

Oleh: Satria Hadi Lubis Saya termenung lama membaca quote Seno Gumira Ajidarma pada meme di bawah ini. Renungan yang juga saya alami puluhan tahun lalu, yang sampai sekarang juga masih saya perjuangkan untuk tidak bernasib mengerikan seperti yang disebutkan Seno : “hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa”. Memang mengerikan bekerja habis-habisan seakan terjebak dengan rutinitas dan akhirnya benar-benar habis ...

Read More »

Konsep Rezeki

Oleh: Satria Hadi Lubis Suatu ketika, saya pernah datang kepada seorang guru dan bertanya : “Guru, sebenarnya bagaimanakah konsep rejeki itu? Kenapa diluar sana banyak orang yang bekerja siang malam tapi rejekinya segitu-gitu aja, di sisi lain ada orang yang bekerjanya santai tapi uangnya banyak.” Sang guru pun menjawab : “Pada dasarnya rejeki itu ibarat hujan yang turun dari langit. ...

Read More »

Nashruddin Hodja dan Tiga Orang Bijak

Oleh: Davy Byanca Suatu hari, tiga orang bijak berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka yang belum terjawab. Setibanya di suatu desa, orang-orang kampung menyodorkan nama Nashruddin Hodja sebagai sosok yang mampu menjawab pertanyaan mereka. Setelah dipaksa, akhirnya Nashruddin menerima pertanyaan dari ketiganya, disaksikan oleh orang-orang desanya. Orang bijak pertama bertanya kepada Nashruddin, ”Di manakah sebenarnya pusat bumi ini?” ...

Read More »

Bencana

Oleh: Abdillah Toha Kemarin kita sedikit menyinggung tentang bencana dan hubungannya dengan Rahmat Allah. Sementara kita simpulkan bahwa bencana alam dapat dilihat dari dua sisi yakni bagian dari kesimbangan alam dan karena ulah manusia. Sesungguhnya bencana yang menimpa manusia dan makhluk lain ada paling sedikit tiga macam. Bencana alam, bencana sosial, dan bencana kecelakaan. Meski terpisah, seringkali ketiga jenis bencana ...

Read More »

Ketika Saya Terjaga

Oleh: Davy Byanca Suatu malam saya terbangun, entah mengapa malam itu saya merasa gelisah, suara hewan malam di luar jendela kamar terdengar saling bersahutan. Tak seperti biasanya, peluh keringat membasahi tubuh. Akhirnya saya sadar, siang tadi saya telah menggugat Allah, tak puas dan tak ikhlas atas kejadian yang menimpa. Mengapa? Tanpa alasan yang jelas, kontrak saya telah diputus oleh klien. ...

Read More »

Mengasah Mata Batin

Oleh: Davy Byanca Seorang pelukis, Paul Gaugin berkata, “Saya menutup mata supaya bisa melihat.” Ungkapan ini sangat menarik. Bahasa yang acap saya gunakan dalam pelatihan adalah ‘mata batin’. Dalam setiap pengambilan keputusan atau saat akan mencari rekan bisnis, upayakan untuk menggunakan mata batin. Agar terjalin komunikasi indah dengan menggunakan bahasa batiniah atau komunikasi antar hati. Komunikasi yang terjalin karena adanya ...

Read More »

Perasaan Tak Berdaya

Oleh: Satria Hadi Lubis Hari-hari ini banyak suami, istri, orang tua dan anak yang merasa tak berdaya ketika keluarganya diserang virus Covid 19. Apalagi jika sampai orang yang dicintainya itu meninggal dunia tanpa mampu berbuat apa-apa. Sudah berusaha untuk mematuhi protokol kesehatan dan mendekatkan diri kepada Allah tapi masih kena juga. Sungguh ini adalah musibah yang membuat kita merasa tak ...

Read More »

Bawakan saja Lentera

Oleh: Davy Byanca Suatu ketika seorang buta bertamu ke rumah temannya. Menjelang tengah malam ia berpamitan pulang. Si tuan rumah lalu memberikan pelita penerang jalan. Sambil tertawa kecil saat ia tahu benda yang diberikan temannya itu adalah sebuah pelita, si buta berkata, “bisa saja kau bercanda sob, untuk apa pulak kau berikan pelita ini? Tetap saja aku tak bisa melihat.” ...

Read More »