Oleh: Davy Byanca Konon, ketika sedang dalam suatu perjalanan, Nabi Isa as berpapasan dengan seonggok tengkorak yang membusuk. Beliau kemudian menyuruhnya untuk berbicara. Tengkorak itu berkata, ”Wahai Isa as, namaku Bahwan ibn Hafs, Raja Yaman. Aku hidup selama seribu tahun, melahirkan seribu anak, mengawini seribu perawan, mengalahkan seribu tentara, membunuh seribu tiran, dan menaklukkan seribu kota. Ajaklah orang yang mendengarkan …
Read More »Lifestyle
Biarkan Rasa itu Mengalir
Oleh: Day Byanca Setiap manusia pasti punya rekaman ketenangan, kedamaian dan kesejukan hati dalam folder otaknya. Kadang file ‘rasa damai’ itu kita butuhkan untuk membasuh hati yang sedang galau. Karena rasa damai merupakan pengalaman yang akan memperkaya batin. Begitulah. Kedamaian itu lahir dari hati yang dapat menerima apa adanya dan dari pikiran yang selalu sangka baik kepada Tuhan. Dalam bahasanya …
Read More »Mengobral Sejuta Alasan
Oleh: Davy Byanca Dikisahkan bahwa ada tetangga mengetuk pintu Nasruddin Hoja, dan meminta izin untuk meminjam keledainya. Hoja merasa enggan dan membuat alasan. ”Sebenarnya aku tidak keberatan, tapi sudah ada orang lain yang sudah lebih dulu meminjam hewan bodoh itu.” Sayangnya, pada saat yang bersamaan, keledai itu melenguh. ”Tapi aku mendengar suara keledai itu barusan,” ujar sang tetangga. Merasa tersinggung …
Read More »Senyum
Oleh: Salim A. Fillah Di kala begitu banyak kisah sedih dan kabar duka, pada mereka yang masih sentausa, mari terus kita bagikan senyum-senyum kita… ما أجمل هذا الدين الذي جعل في الإبتسامةِ طريقا الى الجنة “Betapa indahnya agama ini, yang telah menjadikan di dalam senyuman ada jalan menuju surga.” Senyumlah saat bahagia, ia menjaga waspada. Senyumlah saat duka, ia meneguhkan …
Read More »Bahagia itu, Saat Memberi
Oleh: Davy Byanca Setiap orang pasti ingin bahagia. Aristoteles mengatakan bahwa tujuan akhir setiap tindakan manusia adalah kebahagiaan. Apa pun –katanya, kebahagiaan selalu menjadi target yang dituju oleh setiap orang. Lucunya, banyak yang terjebak dengan mitos : punya lebih banyak, akan membuat kita lebih bahagia. Faktanya, banyak orang yang kaya tapi jiwanya kering, tak tahu apa makna bahagia. Aku pernah …
Read More »Sambil Mudik Tebarkan Cinta
Oleh: Gus Nur Jujur saja kalo pemerintah pinteran dikit saja, musti menfasilitasi masyarakat buat mudik. Alih-alih malah ngelarang mudik tapi masukin WNA ke dalam negeri. Karena itu nyakitin banget. Dan sebenernya mudik itu banyak hikmahnya banyak manfaatnya buat negara. Setidaknya: Pemerataan Kekayaan Nasional. 80% sirkulasi uang ada di kota-kota besar. Dengan mudik, uang di kota ditransfer ke pelosok-pelosok, daya beli …
Read More »Lebaran Tanpa Mu, Dik
Oleh: Gus Nur Tergelitik juga baca statemen mang Ucup yang bilang, “Yang gak mudik tahun ini dapet pahala Lailatul Qadar”. Kayak angpao saja. Atau sesama temennya yang juga bilang, “Bagi yang gak mudik dapet pahala jihad”. Eh, tumben banget ngomong jihad. Kalo orang laen ngomong malah dibilang radikal-radikul. Tapi itulah manusia, kalo lagi ada maunya ya ngomongnya semaunya. Eniwey, saya …
Read More »Sepele bagi Kita, Mewah bagi Mereka
Oleh: Gus Nur Abdullah bin Mubarok, salah seorang waliyulloh, selepas berhaji pernah kasyaf, dalam mimpinya melihat percakapan 2 malaikat. M (Malaikat) 1: Berapa yang haji sekarang? M (Malaikat) 2: 700 ribu. M1: Berapa yang mabrur? M2: Tak satupun. Tapi ada 1 orang yang tidak berhaji dan mendapat ibadah haji mabrur. M1: Siapa dia? M2: Said bin Muhafah, tukang sepatu dari …
Read More »I’tikaf dan Lailatul Qadar
Oleh: Gus Nur 10 hari terakhir Ramadhan identik dengan I’tikaf. Yang tujuannya biar dapat Lailatul Qadar, melaksanakan ibadah pas waktu itu lebih baik daripada 1000 bulan. Suatu keistimewaan yang hanya diberikan kepada kaum muslimin. Lalu kenapa sih harus i’tikaf? Karena ketika orang beri’tikaf, dia dicatat senantiasa melakukan ibadah. Sehingga potensi Lailatul Qadar itu lebih besar didapat oleh orang beri’tikaf. Cuma …
Read More »Semua dari Allah itu Pasti Baik
Oleh: Gus Nur Beberapa waktu yang lalu saya ikut terjun ke daerah terdampak gempa, Desa Sumbertangkil, Tirtoyudo, Malang. Tercatat 40 rusak berat dan 150 lebih rusak sedang dan ringan. Dan kebetulan bareng ISN yang terus stanby dan Badan Wakaf Alqur’an (BWA) yang senantiasa support. Job saya bagian recovery mental. Ngisi kajian buka puasa masyarakat. Nah, dari komunikasi, sebenernya masyarakat paham …
Read More »
Thayyibah