Politik

Senjakala Yusril

Oleh: Setiardi Ini senjakala Yusril. Penolakan Mahkamah Agung atas judicial review terhadap AD/ART Partai Demokrat itu mesin pembunuh Yusril. Keputusan itu palu godam yang menghancurkan nama besar yang dibangun puluhan tahun. Yusril, Guru Besar Fakultas Hukum UI, ternyata pepesan kosong. Sesumbarnya bahwa AD/ART partai politik adalah obyek judicial review MA terbantahkan. MA, seperti juga pendapat banyak ahli hukum, menyatakan AD/ART ...

Read More »

 “Kudeta Partai”  Perbandingan Ringan Antara Demokrat dan PKS

Perebutan kursi pimpinan pusat partai Demokrat saat ini ramai diperbincangan karena adanya usaha usaha mengganti ketuanya dengan salah satu menteri yang didukung oleh beberapa unsur pendiri dan beberapa kader demokrat yang berseberangan dengan kubu AHY. Perpecahan dan friksi dalam tubuh partai bukan hal yang baru bahkan sudah sunnatullah/hukum alam yang terjadi pada setiap kelompok atau partai dari keluarnya NU dari ...

Read More »

MISI POLITIK GAR ITB YANG GAGAL

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan) Nafsu Gerakan Anti Radikal (GAR) Alumni ITB untuk merusak nama baik Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA nyaris gagal. Alih alih Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memproses laporan GAR ITB, malahan kini GAR yang mengalami gegar sosial, menerima pukulan publik bertubi-tubi. Ketua KASN Agus Pramusinto menyatakan bahwa KASN tidak berkomentar apa-apa dan menegaskan ...

Read More »

Niccolò Machiavelli

Oleh: Setiardi Renorn Saya harus berterima kasih pada Kampus UGM, Yogyakarta. Saat mulai kuliah 1989, saya mendapat habitat yang baik dalam menjelajahi pelbagai khasanah pemikiran dunia. Saat itu salah satu buku yang sangat populer di kalangan mahasiswa yakni ‘100 Tokoh Paling Berpengaruh’ karya Michael H. Hart. [Buku lain yang ketika itu ngetop yakni ‘Megatrends 2000’ karya John Naisbitt]. Saya membeli ...

Read More »

Kudeta Partai

Oleh: Setiardi Reborn 1996. Saya baru masuk Jakarta, menjadi wartawan. Profesi wartawan ketika itu sungguh membanggakan. Ini cita-cita lama sejak di bangku kuliah dulu. Itu sebab saat awal kuliah saya telah aktif di pers kampus. Saya menjadi wartawan di Jakarta ketika politik Indonesia memanas. Rejim Orde Baru saat itu tak menyukai Partai Demokrasi Indonesia [PDI] yang dipimpin Megawati Sukarnoputri. Maklumlah, ...

Read More »

SUDAHLAH, PAK MAHFUD!

Oleh: Abrar Rifai   Saya berkawan dengan banyak orang, termasuk juga mereka yang tidak sepakat dan bahkan tidak suka Habib Rizieq. Selagi mereka tidak menghina dan tidak mencaci beliau, maka akan saya biarkan.  Tapi kalau ada yang menghina Habib, dengan bahasa satir sekalipun, seketika akan saya putuskan pertemanan dengannya. Atau saya diamkan.  Cinta dan benci itu persoalan rasa. Suka atau ...

Read More »

KEPULANGAN HABIB RIZIEQ SYIHAB

DIDEPORTASI ATAU REPATRIASI? Oleh: Syamsul Lombok (Aktivis Serikat Pekerja Migran Indonesia Wilayah Makkah) Pak Dubes Agus termasuk salah seorang die hard pemerintah yang rajin komen soal Habib Rizieq Syihab (HRS). Banyak narasi yang beliau kembangkan seputar keberadaan HRS di tanah suci Makkah. Diantaranya adalah HRS Over Stay dan saat ini dideportasi. Bagi WNI yang tinggal di wilayah KSA, istilah over ...

Read More »

JIKA TRUST POLITIK LUNTUR

Oleh: Pierre Suteki   Tanggal 28 Juli 2020, GridHEALTH.id -mewartakan bahwa Universitas tua di Inggris yang terkenal karena reputasinya yaitu Oxford University mencoba mengukur sejauh mana ketanggapan pemerintah di berbagai negara dalam mengatasi krisis corona. Oxford membuat index yang memuat angka 0 sampai 100. Semakin tinggi angkanya maka kian baik kinerja penanganan pemerintah.   Bagaimana kinerja pemerintah Indonesia secara umum dalam penanganan krisis corona? Oxford memberikan nilai index ...

Read More »

Deklerasi “Tugu Proklamasi”

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan)   Hari ini 18 Agustus 2020 ada sejarah baru yakni Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi Jalan Pegangsaan Timur Jakarta. Waktu menuju Deklarasi berjalan. Persiapan telah rampung tinggal pelaksanaan. Peserta Deklarasi akan atau telah berdatangan. Siap mengikuti acara pokok pembacaan Maklumat KAMI. Ini bukan aksi mahasiswa akan tetapi aksi ...

Read More »

KAMI, RUU BPIP, DAN TRITURA

Oleh: Abdullah Hehamahua, Editor : Ariadi Adi Msi Tanggal 10-13 Januari 1966, ribuan mahasiswa unjuk rasa di depan Gedung Sekretariat Negara, Jakarta. Mereka mengajukan Tiga Tuntutan Rakyat. Ia dikenal dengan akronim Tritura. Isinya: Bubarkan PKI, Reshuffel kabinet, dan Turunkan Harga. Gerakan mahasiswa ini dipimpin oleh KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) yang pimpinannya terdiri dari perwakilan HMI, PMII, PMKRI, dan GMKI. ...

Read More »