Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. MANA YA rasa malu itu? Aku pingin jumpa dengan kamu. Rasanya udah lama kita gak ketemu. Tatkala kita abai dengan rasa malu dan kemaluan. Kita menyerahkan kendali pemikiran dan lisan kita pada nafsu dan syahwat kekuasaan dan dogma yang dibentuk oleh orang lain. Begitulah jadinya jika pikiran yang tak diasah, ia akan menjadi ladang …
Read More »Lifestyle
Menipu Diri
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. NEGERIKU memang unik. Penuh dengan hal-hal yang seram, mistis, ritual, perdukunan tetapi penuh dagelan dan lawak juga. Kalau toh banyak orang yang pergi ke Gereja, Masjid, Vihara atau Pura, kebanyakan mereka tidak ingin untuk ‘bertemu Tuhan’ tapi sekadar untuk menunjukkan bahwa mereka religius. Lupa kalau Tuhan tidak akan tertipu, tapi merekalah yang tengah menipu …
Read More »LUPA CARA BERSUJUD
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. HAL YANG MENYEDIHKAN di dunia ini adalah, ketika kita lahir hanya untuk melihat wajah Emak yang bertambah tua, dan kita tumbuh membabi buta di samping Bapak yang penyakitnya menahun. Kerana tak ada makanan yang lebih mewah selain dari hasil keringat Bapak dan Emak. DI DALAM PENCARIAN hidupnya, sang anak tumbuh dalam hutan penuh dosa …
Read More »BAHASA CINTA
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. KUAT-KUATIN DIRI, semakin kesini, dunia semakin lucu dan makin banyak becandanya. Sesulit apa pun masalahmu, tolong jangan jadikan beban. Kerana dunia tak selalu menawarkan kebahagiaan. Perbaiki apa yang bisa kita perbaiki, meski manusia selalu banyak kurangnya. SEMAKIN BANYAK nikmat orang lain yang kita lihat, semakin berkurang rasa syukur kita kepada Tuhan. Bahkan ujungnya bisa …
Read More »HILANGNYA RASA MALU
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.SESEPI dan se-lonely apa pun hidupmu, please jangan cari kebahagiaan melalui maksiat. Aku tahu dunia saat ini isinya manusia-manusia yang bertopeng, gila jabatan, KDRT, dan perilaku seks menyimpang. Energi mereka merambat dan mengalir kemana-mana. Itu sebabnya orang-orang baik sering pulang lebih dulu. Bisa jadi kerana isi bumi ini terlalu buruk untuk disuguhkan kepada mereka. RASA …
Read More »SOEMPAH ANAK MOEDA
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.BEBERAPA PULUH tahun silam sekumpulan anak muda berdiri, dengan dada yang bergelora, tegak melawan penjajahan. Mereka berikrar dan bersumpah. Kalau mati dengan berani, kalau hidup dengan berani. Kerana jika keberanian sudah sirna, jangan salahkan jika bangsa asing kembali menjajah kita. Sebab masa terbaik dalam hidup kita adalah masa di mana kita dapat menggunakan kebebasan yang …
Read More »Menerima yang Baik dan Buruk
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. DULU AKU berpikir bahwa hal terburuk dalam hidup adalah berakhir dalam kesendirian, ternyata itu salah. Hal terburuk dalam hidup adalah berakhir dengan orang-orang yang membuat kita merasa sendirian. Kita harus belajar kecewa bahwa orang yang kita percaya justru memegang belati dan menusuk punggung kita. Kita tak bisa berharap semua orang akan selalu setia pada …
Read More »Terapi Lorong Waktu
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SAAT menghabiskan waktu selama masa rehat atas anjuran dokter. Aktivitasku benar-benar dibatasi. Pokoknya judulnya gabut. Do nothing, kecuali minum obat, konsumsi air putih dan rehat sembari rebahan. Di sela-sela kegabutan itu, aku bongkar diary lama, puluhan tahun lalu, sejak masa kuliah. Isinya puisi, catatan harian dan tulisan pendek yang siap disantap kapan saja, tak …
Read More »Sebuah Pelajaran Mahal
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. INI KEREN banget. Dikisahkan ada seorang ibu membangunkan anaknya untuk shalat shubuh, tapi ia tak kunjung bangun. Lalu si ibu membangunkan kembali anaknya setelah shalat jamaah selesai, namun si anak tak kunjung bangun juga. Kemudian si Ibu pergi dan membiarkan sang anak pulas. Tidak membangunkan si anak untuk ikut ujian di kampus. Akhirnya anak …
Read More »Aku Menemukan Tuhan
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. Aku menemukan Tuhan pada diri anak rantau yang rela tidak pulang di Hari Raya demi mencukupi kebutuhan keluarganya di kampung. Aku menemukan Tuhan pada diri seorang anak kecil yang rela mengumpulkan sisa koran pada sebuah tanah lapang usai shalat aidil fitrie yang digunakan untuk alas di bawah sajadah. Aku menemukan Tuhan pada orang tua …
Read More »
Thayyibah