Breaking News

Silaturahim

Sepenggal Kisah Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber adalah seorang Pendakwah dan Ulama asal Madinah yang berkewarganegaraan Indonesia. Pria bernama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber ini lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976 atau bertepatan dengan tanggal 3 Shafar 1396 H. Syekh Ali Jaber menjalani pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga aliyah di Madinah. Setelah lulus sekolah menengah, Syekh Ali Jaber melanjutkan pendidikan ...

Read More »

In Memoriam Bedu Amang

Deklarator Pembubaran PKI Oktober 1965 Oleh: Syaefudin Simon (Aktivis HMI Yogya Komisariat FMIPA UGM) Bedu Amang —  panggilan akrab Abdurrahman   untuk Suku Bugis —  di tahun 1965-an mengukir kisah heroik. Sebagai aktivis HMI, yang juga pernah menjadi Ketua HMI Cabang Yogya sebelum dr. Sigiat, Beddu menjadi motor penggerak anti-PKI di Yogya. Ingat! Melawan PKI tahun 1965-1967 di Yogya bukan perkara ...

Read More »

NASEHAT Adalah KETULUSAN

Mengenang Kapten Afwan, Pilot Sriwijaya Air yang Jatuh Oleh: Sali A. Fillah Lelaki di Surat Yaasiin itu tak disebut namanya. Hanya diungkapkan bahwa dia bergegas dari ujung kota. Tapi kisahnya diabadikan, kemuliaannya dijunjung luhur di sisi 3 Rasul Utusan Allah, dan ucapan-ucapan indahnya dimaktubkan oleh Allah sebagai kalamNya dalam wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah ﷺ yang risalahnya berlaku hingga hari ...

Read More »

PELOPOR BERDIRINYA MUI

Para pelopor berdirinya Majelis Ulama Indonesia (MUI) : Presiden Soeharto, Prof. Dr. Buya Hamka, KH. Syukri Ghazali, Prof. KH. Ibrahim Hosen, KH. Hasan Basri dan Prof. KH. Ali Yafie. Presiden Soeharto.Lahir tahun 1921. Wafat tahun 2008. Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. Buya Hamka. Lahir tahun 1908. Wafat tahun 1981.Ketua Umum MUI (pertama) selama enam tahun. KH. Syukri Ghozali. Lahir tahun ...

Read More »

TANDA-TANDA ULAMA

Oleh: Husein Muhammad Bagaimana kita mengetahui bahwa seseorang bisa dianggap atau disebut ulama? Apa ciri-cirinya?. Begitu pertanyaan seorang teman. Abdullah Al-Haddad, dalam kitabnya yang sangat terkenal dan dijadikan sumber pengetahuan etika di pesantren, “An-Nashaih ad-Diniyyah”, menyebut sejumlah tanda/ciri ulama: فمن علامات العالم : ان يكون خاشعا متواضعا خاءفا مشفقا من خشية الله زاهدا فى الدنيا قانعا باليسير منها منفقا الفاضل ...

Read More »

Hormat Karena Keteladanan

Tentang Buya Syafii Maarif Oleh: Erik Tauvani Rabu, 11 November 2020 yang lalu, sekitar jam 13.00 WIB, saya sowan ke Buya Syafii Maarif di Perum Pesona Regency. Rumah yang biasa dipakai Buya untuk membaca dan menulis. Di masa pandemi, rumah ini juga difungsikan untuk menerima saya sebagai tamu yang membawa salam dari berbagai kalangan. Rumah yang satu lagi di dekat ...

Read More »

SELAMAT MILAD KE 108 MUHAMMADIYAH

ULAMA JUNJUNGAN DI PERSYARIKATAN Oleh : Dr. Nurbani Yusuf Saya tak tau harus berkata apa terhadap Prof Haidar dan Buya Syafi’i ini— dua ulama junjungan di sebuah organisasi terbesar di dunia. Tak ada Rubicon, Alphard atau mobil mewah lainnya, cukup kereta api atau mobil Xenia butut yang dikendarai bergantian. Hampir semua Ulama Muhammadiyah tak butuh pengawalan — atau penjagaan dan ...

Read More »

Selamat Jalan, Guru!

Oleh: Inayatullah Hasyim Alumni Pesantren Attaqwa, lalu nyantri di International Islamic University, Pakistan. Selamat jalan guru. Terkenang sekitar tahun 1982, engkau mengajakku ke rumah ustadzah Nurlaila. Dengan berboncengan vespa putih, kita sampai di Kampung Sumur, disambut senyum penuh pesona ustadzah yang tengah berbahagia. Aku masih ingat betul detail rumah itu. Ruang tamunya dihiasi lampu gantung dan kipas angin. Di pinggir ...

Read More »

Mengenang Abuya KH. Nurul Anwar

Tentang Sebuah Doa Oleh: Ahmad Syatiri Matrais وَعَنْهُ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقُولُ:”اللَّهمَّ أَصْلِحْ لِي دِيني الَّذي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتي فِيهَا مَعَاشِي، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتي الَّتي فِيها مَعَادي، وَاجْعلِ الحيَاةَ زِيادَةً لِي في كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الموتَ راحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍ “رَوَاهُ مسلِمٌ.br/> Doa ini sering dibaca oleh Abuya KH. Nurul ...

Read More »

SEJENAK BERSAMA GUS NUR

Oleh: Azwar Beberapa minggu yang lalu. Di Kota Surabaya. Di rumah mbak Ummu Aisha. Setelah mencicipi Nasi Biryani. Setelah selesai Sholat magrib dan jama isya berjamaah. Imamnya Gus Nur (GN). Setelah itu kami diskusi ala podcast GN. Disela-sela podcast, saya bertanya, “Apa Gus Nur seorang NU?” GN tertawa. Dengan gaya khasnya beliau jawab “Saya qunut. Saya tahlilan, silahkan Ustadz artikan ...

Read More »