Breaking News

Sastra

 Kibarkan Bendera Putih, Kawan

Oleh: Davy Byanca Aku bukan Rumi, Hafiz, Kahlil Gibran, Nizar Qabbani atau Rendra penyair legendaris itu. Aku hanyalah lelaki tua dari ujung timur Nusantara. Bodoh, tidak -atau katakanlah belum, mengerti apa-apa, soal narasimu. Tubir hatiku terketuk begitu saja. Menyaksikan kebijakan demi kebijakan. Teriakan dan bentakan, jerit tangis emak-emak, rintihan pedagang kecil menunjukkan kepanikan itu ‘telah terjadi’. Pokoknya tak boleh ada ...

Read More »

Cahaya Tuhan di Belantara Kuta

Kisah 15 Tahun Lalu Oleh: Davy Byanca Sulaiman, begitulah ia memperkenalkan dirinya saat bertemu saya di Bali. Pertemuan kami betul-betul merupakan rahmat dari Allah swt, tak ada yang kebetulan. Derry Sulaiman yang saya kenal saat itu adalah pelukis muda berbakat, yang menghabiskan waktunya berdakwah di Bali. Ia membuka galeri lukisan di daerah Kuta dan Seminyak. Sebagai muslim, ia istiqamah dengan ...

Read More »

Maling di Rumah Syaikh Asy-Syaami

Oleh: Akmal Burhanuddin Nadjib Seorang pencuri nampak berusaha memasuki rumah Syaikh Ahmad Asy-Syaami, Mufti Madzhab Hambali kota Douma, ditengah gelap nya malam. Syaikh mencoba mengajak bicara si pencuri yang ternyata sudah dikenalnya. “Ananda, jika kamu mau mengambil barang-barang, jangan ambil yang ini. Karena ini adalah barang amanah yang dititipkan kepadaku. Kalo kamu mau ambil, ambillah barang yang ada disebelah sana. ...

Read More »

Revolusi Cinta

Oleh: Davy Byanca Revolusi bukanlah tabu untuk dibicarakan. Bangsa ini lahir dari pikiran revolusi anak bangsa pada zamannya. Darah mereka tertumpah dengan harapan anak cucunya kelak bisa hidup adil makmur dan sejahtera. Kenapa kalian alergi dengan kata revolusi? Bukankah revolusi juga bisa lahir dari secangkir kopi. Tapi, jangan pulak kita ciptakan revolusi demi mendapatkan secangkir kopi, atau puluhan ribu hektar ...

Read More »

Dalam Tidur Panjangnya…

Oleh: Davy Byanca Jendela masih asyik bercakap-cakap dengan halaman. Dalam mimpi di pagi itu, ribuan orang mengelu-elukan si Pandir. Berkhutbah tentang janji-janji dan janji. Lalu ia membujuk orang-orang untuk kerja dan hidup sederhana. Ibarat hitam dan putih sahaja. Waspadalah! Orang-orang saling menyapa dalam rupa manusia. Tapi di tubuh mereka tak ada siapa-siapa melainkan segumpal otak beku kerana tak pernah dipakai. ...

Read More »

Menangislah

Oleh: Davy Byanca Rumi berkata, biarkan matahari kecerdasanmu terus-menerus terbakar. Biarkan matamu, seperti awan, kemilau, kerana airmata yang keluar. Menangislah seperti rengekan bocah. Jangan makan rotimu, Kerana roti jasmanimu akan, Mengeringkan air ruhanimu. Bersyukurlah bila kita mudah menangis. Kerana terkadang, kita butuh menangis. Untuk membersihkan hati. Bekal di mata Allah adalah bekal cinta di kedua mata yang menangis.   Notes: ...

Read More »

Soal Haji

Catatan Bagi Anggiti Abimanyu Oleh: Setiardi Membaca pernyataan Anggito Abimanyu, Kepala Badan Pengelola Dana Haji, bahwa calon jamaah yang menarik dana haji dipastikan tak bisa menunaikan haji seumur hidupnya, darah saya mendidih. Pernyataan itu sungguh arogant, penuh ancaman dan juga melampaui batas kekuasaan manusia. Dia menihilkan kekuasaan Tuhan yang tak terbatas, tak bersyarat. [Sepatutnya, maksimal Anggito cukup bilang bahwa calon ...

Read More »

Di Ruang yang Sempit itu

Oleh: Satria Hadi Lubis Di ruang yang sempit itu Aku melihatmu bertahan bersabar menunggu udara bebas yang akan menjemputmu, entah kapan itu. Di ruang yang sempit itu Aku memandangmu di sudut ruangan sedang asyik membaca al Qur’an, entah sudah berapa kali engkau khatam. Di ruang yang sempit itu Engkau menunggu datangnya waktu sholat, entah sudah berapa kali kau berjama’ah dengan ...

Read More »

Aku, Kau dan Dia

Oleh: Satria Hadi Lubis Aku terbangun dalam gelap Menyelusuri lorong pengap Sendiri dalam hiruk pikuk tanpa hati yang mantap. Lalu Engkau ulurkan tangan cinta-Mu Memberiku petunjuk untuk kembali pada-Mu. Takdir-Mu menyandingkan aku dengan dia tanpa kenal lebih dulu Tapi Engkau yakin aku akan kuat bersama dia…selalu. Musim dan hari berlalu Dalam suka dan duka di jalan-Mu Dengan dia sebagai bayang-Mu ...

Read More »

Tak Terpukau dengan Gajah

Oleh: Satria Hadi Lubis Suatu kali Imam Malik Rahimahullah duduk di Masjid Nabawi, seperti biasanya untuk mengajar dan meriwayatkan hadits. Para murid-muridnya pun duduk berkeliling di sekitar beliau dengan tenang menunggu kucuran ilmu dari sang guru yang mulia. Tiba-tiba di tengah-tengah konsentrasi belajar itu terdengar orang berteriak. “Gajah…gajah…gajah..!” Rupanya ada gajah yang lewat di luar masjid. Dan gajah bukanlah binatang ...

Read More »