Oleh: Davy Byanca Suatu hari Rasulullah saw bertanya kepada Haritsah, ”Bagaimana kabarmu pagi ini wahai Haritsah?” Ia menjawab, ”Pagi ini aku benar-benar beriman.” Mendengar jawaban itu, Nabi saw berujar, ”Setiap kebenaran ada hakikatnya. Apa hakikat imanmu?” Ia menjawab, ”Aku berpaling dari dunia sehingga bagiku sama saja antara emas dan tanah. Seolah-olah aku melihat penduduk surga tengah merasakan nikmatnya surga. Dan …
Read More »Lifestyle
Menjadi Cermin bagi Sesama
Oleh: Davy Byanca Konon, seorang Yahudi hidup bertetangga dengan seorang Muslim. Yahudi ini hidup di ruang atas, dari mana semua jenis kotoran dan sampah berasal, kotoran anak-anaknya, air bekas cucian baju, semuanya jatuh ke ruangan keluarga sang sufi yang berada di lantai bawahnya. Tetapi Muslim itu tak pernah menegur, malah berterima kasih kepada Yahudi, dan memerintahkan keluarganya untuk melakukan hal …
Read More »Mati Sebelum Mati
Oleh: Davy Byanca Ada sementara orang mengira bahwa hubungan antara hamba dengan Tuhan menyerupai hubungan anak dengan orang tuanya; si anak membutuhkan keduanya ketika masih kecil saja. Saat dewasa ia sudah tidak membutuhkan keduanya lagi. Bahkan bisa jadi ketidakbutuhan itu mendorong dirinya menjadi anak durhaka dan menampik kebaikan kedua orang tuanya. Tidak! Hubungan hamba dengan Tuhan tidaklah seperti itu. Kebutuhan …
Read More »Doa Bukanlah Mantra
Oleh: Davy Byanca Setiap umat manusia pasti pernah berdoa. Hatta mereka yang tak beragama, atau mereka penganut faham komunis sekalipun. Bahkan Philip Yancey dalam bukunya ‘Prayer’ menyatakan bahwa kaum atheis pun berdoa. Partai Komunis Rusia memasang tulisan di bawah potret pemimpin besar mereka, Joseph Stalin, “Jika kamu menghadapi kesukaran dalam pekerjaanmu, atau mendadak ragu pada kemampuanmu, ingatlah akan Stalin -maka …
Read More »Cinta
Oleh: Davy Byanca Tersebutlah seorang wanita shalihah yang menjadi pelayan di sebuah rumah. Ia senantiasa melaksanakan shalat malam. Suatu hari, sang majikan terbangun mendengar doa-doa yang ia baca dalam sujudnya. Katanya,”Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dengan cinta-Mu kepadaku agar Engkau memuliakanku dengan bertambahnya ketaqwaan di hatiku…dan seterusnya. Begitu ia selesai shalat, sang majikan bertanya kepadanya, “Dari mana engkau tahu kalau …
Read More »Dan, Bersihkan Pakaianmu
Oleh: Davy Byanca Dalam beberapa kitab klasik tasawuf, para sufi selalu digambarkan sebagai pribadi yang gemar mengenakan pakaian yang lusuh dan kasar. Ini disebabkan adanya pendapat yang mengatakan kata sufi berasal dari kata ‘shuf’ yang berarti bulu atau wol kasar. Pendapat ini didasarkan pada kenyataan bahwa Rasulullah saw pernah mengenakan shuf (wol), demikian pula para sahabat. Seorang tokoh sufi, Hasan …
Read More »Sang Darwis dan Huruf Alif
Oleh: Davy Byanca Dikisahkan, ada seorang darwis dari keluarga yang sangat miskin dan tidak pernah belajar membaca dan menulis. Ia pergi menemui seorang guru Bahasa Arab yang tinggal di pinggiran kota. Pada masa lalu, banyak guru yang tidak punya kelas sendiri; mereka duduk di luar, dan memberikan pelajaran kepada siapa saja yang mendatangi mereka. Guru yang didatangi darwis fakir ini …
Read More »Sufi Berdasi
Oleh: Davy Byanca Ketika kaum sufi dihujat, dimusuhi, difitnah di beberapa negara -yang mayoritas penduduknya beragama- Islam, dan dianggap sebagai kelompok yang hanya mementingkan dirinya sendiri, serta tak berani berkata ‘tidak’ terhadap kebathilan yang merajalela di sekitarnya. Masyarakat Barat malah banyak yang menjadi mualaf melalui jalan sufi. Mengapa demikian? Karena kaum sufi dengan pendekatan kalbunya ternyata banyak menyentuh ’qalb’ orang-orang …
Read More »Bersahabatlah dengan Buku
Oleh: Davy Byanca Pekan lalu saya ke toko buku Gramedia di Pondok Indah, melepas rindu melihat dan mencari buku baru. Sedih rasanya toko yang beberapa tahun lalu sesak oleh pengunjung semakin sepi. Zaman agaknya telah berubah, kecintaan anak muda terhadap buku ibarat jauh panggang dari api. Sedih melihat anak muda sekarang yang tersihir dengan game online, akibatnya sejarah bangsanya sendiri …
Read More »Kisah Dua Genggam Garam
Oleh: Davy Byanca Seorang syaikh mendatangi salah seorang muridnya yang wajahnya belakangan ini selalu murung. “Kenapa engkau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? ” Murid itu menjawab, “Wahai syaikh, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya.” Sang syaikh terkekeh. “Nak, …
Read More »
Thayyibah