Artikel

Membela Ustadzah Kingkin Anida

Oleh: Satria Hadi Lubis Mungkin ada sebagian teman-teman yang bertanya mengapa saya lebih banyak menggunakan diksi “Ustadzah Kingkin Anida” dibanding diksi “istri saya” atau “Bu Kingkin” di dalam tulisan saya tentang beliau yang saat ini sedang di penjara? Hal itu disebabkan keyakinan saya bahwa saya bukan “sekedar” membela atau membantu istri sebagai kewajiban seorang suami, tapi –yang lebih esensial lagi– ...

Read More »

Jangan Salahkan Tentara

Oleh: Doni Riw Kalau ada gerakan separatis membunuh tentara, kemudian si tentara tak balas melibasnya, itu bukan karena rasa takut dalam dirinya. Perang memang sudah menjadi tugas tentara. Tetapi keputusan untuk perang adalah kebijakan politis penguasa. Bukan keputusan tentara. Kalau ada tentara nampak takut tak berdaya di hadapan pemberontak yang dijuluki kelompok kriminal bersenjata, itu bukan sebab ketakutan dalam diri ...

Read More »

Membongkar Kuburan Abu Ayyub Al Anshari

Oleh: Akmal Burhanuddin Nadjib Ketika tentara Muawiyah bin Abi Sufyan sedang melakukan pengepungan benteng Konstantinopel, Abu Ayyub Al Anshari menyampaikan wasiat jika dirinya wafat agar dikuburkan disamping tembok benteng Konstantinopel. Ketika beliau wafat, tentara kaum Muslimin berusaha membawa dan melindungi jasadnya dengan perisai menuju titik terdekat dengan benteng agar bisa menguburkannya sesuai wasiat. Mengetahui hal tersebut Kaisar mengirimkan utusan menemui ...

Read More »

Sahabat yang Terlupakan

Oleh: Akmal Burhanuddin Nadjib   Sangat disayangkan, banyak orang yang tidak mengenal sahabat besar yang memiliki peran penting dalam perjuangan Islam. Beliau adalah Zaid ibnu Khattab, saudara tua Umar ibnu Khattab. Zaid ibnu Khattab sosok yang sangat dicintai oleh Umar, masuk Islam jauh sebelum Islamnya Umar. Beliau terlibat dalam berbagai kegiatan dakwah dan ikut serta dalam peperangan bersama Rasulullah صلى ...

Read More »

Ibu Para Syuhada

Oleh: Akmal Burhanuddin Nadjib Kemuliaan bagi seorang wanita yang dari rahimnya lahir para syuhada yang gugur dalam membela Islam. Seorang shahabiyah yang di masanya dikenal dengan sebutan “Ummu Syuhada” atau Ibu para Syuhada. Nama aslinya adalah Afra binti Ubeid Al-Anshariyah. Afra termasuk wanita yang masuk Islam dan ikut berbaiat kepada Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم serta di karuniai 7 ...

Read More »

Porter Hasan Al Basri

Oleh: Akmal Burhanuddin Nadjib Hasan Al Basri pernah menyewa porter (kuli panggul) untuk membawa barang yang dibelinya dari pasar menuju ke rumah. Sepanjang perjalanan tidak ada kata yang didengar dari kuli panggul oleh Hasan Al Basri kecuali hanya 2 kalimat : Alhamdulillah dan Astagfirullah. Ketika sudah sampai di rumah, Hasan Al Basri membayar upah kuli panggul tersebut dan bertanya tentang ...

Read More »

Seberapa Besar Ambisimu?

Oleh: Satria Hadilubis Suku Bashkir yang berada di Rusia memiliki tradisi yang aneh dalam menjual tanah mereka. Jika orang-orang di seluruh dunia menjual tanah menurut ukuran luas, namun mereka menjualnya menurut ukuran waktu. Harga tanah di wilayah suku Bashkir adalah 1000 rubel per-hari. Unik kan? Bukan per-meter ataupun per-hektar. Maksudnya begini, calon pembeli cukup membayar 1000 rubel kepada kepala suku, ...

Read More »

Musik Baru

Oleh: Joko Intarto Banyak hal baru yang saya dapatkan di Mangga Dua Square, Sabtu sore itu. Salah satunya: Munculnya genre musik baru. Mengapa pusat perdagangan Mangga Dua Square alias Mangdu Square begitu sepinya? Kali terakhir saya berkunjung ke mal ini awal tahun lalu. Suasananya masih ramai. Hampir semua toko buka. Pengunjungnya ramai. Sampai saya kesulitan memarkir mobil. Sabtu (13/3) sore ...

Read More »

Menulis

Oleh: Salim A. Fillah Menulis adalah mengikat jejak pemahaman. Akal kita sebagai karunia Allah, begitu agung dayanya menampung sedemikian banyak data. Tetapi kita kadang kesulitan memanggil apa yang telah tersimpan lama. Ilmu masa lalu itu berkeliaran dan bersembunyi di jalur rumit otak. Maka menulis adalah menyusun kata kunci untuk membuka khazanah akal; sekata menunjukkan sealinea, satu kalimat untuk satu bab, ...

Read More »

Kelompok Tanpa Nama

Oleh: Acil Andre Effendi Ciri khas mereka berjenggot, berjubah, bergamis, jinjing atau gendong tas. Suka ketuk rumah orang, pindah dari masjid ke masjid, dari kampung ke kampung, bawa tabung gas, bawa kompor, bawa peralatan dapur, kitab terjemahan. Rata-rata mereka orang awam, kadang campur ‘ulama’, ustadz, hafizd dan banyak lagi ciri khas lainnya. Nama sebutan mereka beragam. Mungkin pernah dengar dengan ...

Read More »