Artikel

Yakin, Gak Yakin

Oleh: Davy Byanca Saya termasuk orang yang awalnya takut dengan ketinggian. Maka setiap kali harus naik pesawat terbang, saya sering melakukan terapi diri untuk menenangkan hati. Caranya; melakukan dialog dengan jiwa sejak di boarding room. Menenangkan diri dengan melihat berbagai aktivitas manusia saat menunggu. Ada yang membaca koran, baca novel, memakai headset mendengarkan musik, ngobrol sesama calon penumpang, tiduran atau ...

Read More »

Menjadi Abdi Negara tanpa Kompetensi

Oleh: Satria Hadi Lubis Pengangkatan Abdee Slank alias Abdi Negara Nurdin menjadi komisaris independen PT. Telkom (persero) meruntuhkan prinsip lama bahwa bekerja itu harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaannya. Teori-teori tentang pentingnya kompetensi dalam bekerja yang terdapat pada buku-buku manajemen bisnis modern menjadi usang dengan masuknya seorang musikus untuk menjadi pengawas (komisaris) sebuah perusahan negara seprestius PT. Telkom. ...

Read More »

Mengalah untuk Menang

Oleh: Davy Byanca Pada suatu kesempatan, seorang wanita pernah berkunjung ke kantor untuk berkonsultasi seputar suaminya yang belum memiliki pekerjaan yang tetap. Ia mengeluh bahwa suaminya lebih senang dengan pekerjaan-pekerjaan temporarily atau dalam bahasanya, proyek-proyek yang mendulang angin, alias tak jelas. Hobbynya berkumpul dengan teman-temannya di lobby-lobby hotel bintang lima, bicara soal proyek miliaran. Dan ini menjadi beban psikologis dan ...

Read More »

Tentang Hutang yang Menumpuk, Yusuf Mansur Mengibarkan Bendera Putih?

Oleh: HM Joesoef (Wartawan Senior) Berita ini cukup mengejutkan. Jika selama ini Yusuf Mansur selalu tampil percaya diri dan memotivasi pengikutnya, kali ini berbalik 180 derajat. Di hadapan pengikutnya yang juga mantan karyawan VSI/Paytren, Yusuf Mansur menyerah. Coba simak apa yang ia tulis di grup WA Karyawan PHK VSI/Paytren, itu: โ€œSemua mundur. Darimana-mana ke saya dan ke kami-kami juga mundur. ...

Read More »

Pengakuan Yusuf Mansur : Cari Sedekah Buat Bayar Hutang

Ahad (30/5) kemarin jagat dunia maya diramaikan oleh cuitan Partai Socmed (@PartaiSocmed) tentang Yusuf Mansur. Menurut Partai Socmed โ€“dan ini sebenarnya sudah sering diingatkan oleh banyak pihak– Yusuf Mansur disebut menjual agama demi kekayaan. Selain Yusuf Mansur dari kalangan Islam, Partai Socmed juga samakan dengan dua tokoh dari kalangan agama yang berbeda. “Di Islam ada Yusuf Mansur, di Kristen Gilbert, ...

Read More »

PENGAKUAN TATYANA TENTANG YUSUF MANSUR (4)

Sahabat Tatyana, Kiki : Saya Kenal tapi Tidak Soal Pribadi Tanggal 3 April, sebelum masuk Ramadhan, Tatyana mengirim pesan kepada penulis. โ€œSaya rencana ada di Bandung sekitar tanggal belasan. (Untuk kepastiannya) saya kabarin ya,โ€ begitu tulis Tatana. Memang sejak artikel https://thayyibah.com/2021/02/08/42420/pengakuan-mantan-isteri-yusuf-mansur-dia-pembohong/ tayang di media ini, Tatyana yang mengaku pernah menjadi istri simpanan Yusuf Mansur ini beberapa kali berjanji mau menemui ...

Read More »

Cinta, Kesuksesan dan Kekayaan

Oleh: Ribut Wahyudi Barangkali di antara kalian ada yang sudah pernah mendengar cerita ini. Aku akan mengisahkan kembali di sini ya, tentu dengan bahasaku. Pada suatu hari yang cerah, seorang wanita sedang menyirami bunga di pekarangan rumahnya saat tiga lelaki tua berbaju putih yang tampak kelelahan melintas. “Hey, kalian terlihat lelah. Mampirlah ke rumah, biar aku buatkan teh hangat dan ...

Read More »

Pukulan Tak terlupakan

Oleh: Salim A. Fillah Begitu kuatnya atsar pendidikan yang diberikan oleh Syaikh Aaq Syamsuddin dalam diri Muhammad Al Fatih berpangkal dari kekuatan ruhaniah beliau. Dengan penuh keikhlasan, Syaikh Aaq sedia mendampingi Sang Sultan dalam berbagai keadaan. Suatu ketika setelah kemenangan 29 Mei 1453 itu Sang Sultan hendak menemui sang guru untuk menyampaikan hal penting, namun Syaikh menolak. โ€œBeliau tak mau ...

Read More »

Yusuf Mansur Gencar Promosikan Darul Mansur, Begini Keadaannya

Sepanjang Februari hingga Maret yang baru lalu, Yusuf Mansur gencar mempromosikan dua cabang baru pesantren miliknya. Pertama di Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat. Kedua di Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Dalam promo-promonya, Yusuf Mansur mengatakan, kedua cabang pesantrennya yang diberinama Darul Mansur ini sudah menerima pendaftaran santri baru. Hanya 5 juta rupiah. Begitu biaya yang diminta Yusuf Mansur untuk santri baru. Uang ...

Read More »