Breaking News
Yusuf Mansur sakit. Peserta investasi Patungan Usaha ucapkan cepat sembuh agar bisa bertanggungjawab secara hukum (Foto : Istimewa)

Yusuf Mansur Sakit, Peserta Patungan Usaha Doakan  Sembuh Supaya Bertanggungjawab Secara Hukum

Yusuf Mansur sakit. Peserta investasi Patungan Usaha ucapkan doa cepat sembuh agar bisa bertanggungjawab secara hukum (Foto : Istimewa)

Rabu (21/7) ramai diberitakan, Yusuf Mansur dilarikan ke RSAPD Gatot Subroto, Jakarta akibat sakit. Beritanya tersebar di media online maupun media sosial. Foto-foto dia terbaring dengan muka pucat bersebaran di media sosial.

Kabar sakit Yusuf Mansur ini bermula dari akun pribadinya @yusufmansurnew. Menurut pengakuannya, dia dilarikan ke RS karena hemoglobin (Hb) dan eritrosit yang rendah. Karena itu dia harus segera menerima transfusi darah, dia butuh pendonor.

Sesaat setelah berita sakitnya Yusuf Mansur itu beredar, ribuan orang pembaca media merespons. Ada yang mendoakan tapi banyak juga yang mencaci dan mensyukuri. Ada yang mengkaitkan dengan bisnis dan investasi yang sudah dihimpunnya dan ada juga yang mengaitkannya dengan pilihan politik. Bahkan  juga ada yang menghubungkan dengan azab Allah dan sebagainya.

Terhadap sakitnya Yusuf Mansur ini juga datang ucapan dari peserta Investasi Patungan Usaha Hotel Siti. Diwakili oleh Ibu Icha dari Makassar, peserta investasi Patungan Usaha Hotel Siti ini mengucapkan Syafakallah kepada Yusuf Mansur.

Ucapan ‘Syafakallah’ sendiri adalah sebuah doa, semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (laki-laki). Kata ini digunakan untuk mendoakan kesembuhan seorang laki-laki, baik secara langsung (bertatap muka) maupun tidak langsung.

Hanya saja, masih ada catatan di tambahan di belakang kata ‘Syafakallah’ yang diucapkan. “Syafakallah Yusuf Mansur. Kami doakan semoga cepat sembuh. Supaya bisa pertanggungjawabkan hutang investasi Patungan Usaha/Hotel Siti kepada kami ribuan orang peserta investasi” begitu ucapan lengkapnya.

Seperti yang disebutkan dalam berbagai pemberitaan, Patungan Usaha adalah sebuah program  berinvestasi untuk Hotel Siti di Tangerang yang dilakukan oleh Yusuf Mansur pada tahun 2012 lalu. Ajakan itu disampaikan Yusuf Mansur dalam berbagai kesempatan. Salah satu diantarnya adalah lewat acara ceramah subuh di ANTV.

Promosi Hotel Siti dalam acara itu dibikin klimis oleh Yusuf Mansur. Menurutnya, selama ini setiap jemaah umrah atau haji yang menginap di hotel dekat Bandara Soetta tak bisa memastikan apakah kamar hotel pernah dipakai untuk perilaku haram. Hotel Siti adalah solusinya. “Kita bisa memastikan, Insyaallah, Insyaallah, kalau kamar yang ditempati oleh para calon tamu Allah adalah kamar yang bersih, suci, fitri—melayani mereka semua,” kata waktu Yusuf Mansur waktu. Semua janji itu, belakangan terbukti hanya pepesan kosong.

Investasi Hotel Siti dikelola sendiri oleh Yusuf Mansur. Problemnya mulai terlihat: ia tak bernaung di bawah badan hukum perseroan, koperasi, maupun tanpa mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pendek kata: ilegal. Meski ilegal, Yusuf Mansur mampu memikat para investor. Terakhir, yang ikut Patungan Usaha Hotel Siti tercatat ada 2.029 investor. Dana investasi yang masuk ke kantongnya sebesar Rp24,3 miliar. Belum lagi uang yang terkumpul dari penjualan sertifikat sebesar Rp1 juta dan kelipatannya, yang Rp10 juta dan kelipatannya atau yang menyerahkan secara tunia.

Salah satu peserta investasi Patungan Usaha itu adalah Ibu Icha dari Makassar. Karena lama tak pernah mendapat laporan soal perkembanga investasi dan Hotel Siti, Icha dan suaminya Luluk mendatangi kantor Yusuf Mansur di Cileduk, Tangerang, awal Juni lali.  Baca : https://thayyibah.com/2021/06/10/43564/karena-yusuf-mansur-menabur-kebohongan/.  Sayang, kedatangan Icha dan Luluk ini disambut orang-orang suruhan Yusuf Mansur dengan tidak bersahabat. Icha dan Luluk dijanjikan untuk bertemu Yusuf Mansur. Setelah melalui usaha yang berliku, Icha dan Luluk akhirnya bertemu juga dengan Yusuf Mansur dalam bulan Juli lalu. Sayang, dalam pertemuan itu Yusuf Mansur menolak semua permintaan Icha dan Luluk. Bahkan Yusuf Mansur menyodorkan pengacara untuk berunding dengan suami istri asal Makassar ini.

Merasa kecewa dengan Yusuf Mansur, Icha dan Luluk kini menggalang kebersamaan dengan para korban lainnya. Mereka menuntut semua komitmen Yusuf Mansur terkait investasi Patunga Usaha dan Hotel Siti. Baca : https://thayyibah.com/2021/06/20/43649/gerakan-menuntut-8-persen-saham-hotel-siti/. Dalam waktu dekat, Icha dan kawan-kawan sesama korban Investasi Patungan Usaha Hotel Siti akan akan melakukan upaya hukum. Mereka akan menuntut hak-hak mereka sebagai investor yang tidak dipenuhi Yusuf Mansur selama ini.

***

Tentang sakitnya Yusuf Mansur bukan kali ini saja masyarakat mendoakan yang kurang mengenakan untuk dirinya. Dalam tahun lalu, ketika Yusuf Mansur dilarikan ke RS yang sama akibat terjadi penyumbatan darah di bagia leher dan kepala, reaksi yang sama juga ditunjukkan warganet.

About Darso Arief

Darso Arief
Lahir di Papela, Pulau Rote, NTT. Alumni Pesantren Attaqwa, Ujungharapan, Bekasi. Karir jurnalistiknya dimulai dari Pos Kota Group dan Majalah Amanah. Tinggal di Bekasi, Jawa Barat.