Breaking News

Badai, Crane dan Jokowi dalam Tragedi Mekah

Crane Mekah 2thayyibah.com :: Pagi ini, Sabtu (11/9) mata mayarakat dunia tertuju ke Mekah. Satu lagi tragedi dan duka menimpa jammah haji yang beribadah di sana. Sekitar pukul 17.30 wakgtu Mekah atau 21.10 wib, crane raksasa berukuran 100 meter di Masjidil Haram roboh menimpa bangunan utama Masjidil Haram. Dari berbagai pemberitaan dilaporkan sudah 87 orang meninggal dunia, termasuk dua jamaah asal Indonesia dan lebih dari 100 orang terluka.

Sebelum jatuh, crane beserta alat pemberat yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram jatuh diterpa hujan badai yang tengah melanda Kota Mekah. Badai besar yang disertai hujan deras dengan butir-butir kecil es disertai angin kencang dan suara gemuruh melanda Kota Suci Makkah Al Mukarammah sejak Jumat sore.

Tragedi ini datang bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Mekah. Jokowi dijadwalkan bertemu Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz untuk membahas berbagai masalah antara Indonesia dan Arab Saudi, termasuk perlindungan terhadap WNI yang bekerja di Saudi Arabia. Seperti dilansir Antara, Presiden beserta rombongan tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah pukul pada Jumat 18.00 waktu setempat. Semula Presiden akan sambut dengan upacara penghormatan kenegaraan oleh Raja Salman bin Abdulaziz namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan maka upacara yang telah dijadwalkan kemudian dibatalkan. Presiden Jokowi dan rombongan kemudian langsung menuju tempat menginap selama berada di Jeddah.

Presiden juga menyempatkan diri menyampaikan bela sungkawa kepada korban insiden jatuhnya mobile crane di kompleks Masjidil Haram. Selain juga memerintahkan Mentero Agama Lukman Hakim Syaifuddin untuk melakukan pemantauan terhadap jamaah haji asal Indonesia.

Tragedi yang merenggut nyawa di musim haji sudah beberapa kali terjadi. Sebab jutaan orang berkumpul di Tanah Suci, maka yang menjadi korban juga tak sedikit. Dalam catata redaksi, tragedi yang menimpa haji Inonesia (dan jamaah dari negara lain) di Arab Saudi dan mendapat sorotan luas sudah mulai ada sejak 1975

Berikut adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi di musim haji itu.

Desember 1975. 200 jamaah tewas di dekat kota Makkah setelah sebuah pipa gas meledak dan membakar sepuluh tenda.

4 Desember 1979. 153 jamaah tewas dan 560 lainnya terluka setelah petugas keamanan Arab Saudi yang dibantu tentara Perancis mencoba membebaskan Masjidil Haram yang disandera sekelompok militan selama dua minggu.

31 Juli 1987. 402 jamaah tewas, 275 diantaranya dari Iran, setelah ribuan jamaah Iran yang melakukan demonstrasi mendapat perlawanan fisik dari keamanan Arab Saudi. Akibat dari insiden itu Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, yang akhirnya tidak mengirimkan jamaahnya ke Makkah hingga tahun 1991.

10 Juli 1989. Satu jamaah tewas dan 16 terluka akibat penembakan didalam Masjidil Haram. Akibatnya 16 orang Kuwait yang melakukan penyerangan dihukum tembak mati.

15 Juli 1989. Lima jamaah asal Pakistan tewas dan 34 lainnya terluka akibat insiden penembakan oleh sekelompok orang bersenjata di perumahan mereka di Makkah.

2 Juli 1990. 1.426 jamaah tewas kebanyakan dari Asia akibat terperangkap didalam terowongan Mina.

24 Mei 1994. 270 jamaah tewas akibat saling dorong dan injak di Mina.

7 Mei 1995. Tiga jamaah tewas akibat kebakaran di Mina.

15 April 1997. 343 jamaah tewas dan 1.500 lainnya terluka karena kehabisan nafas karena terjebak didalam kebakaran tenda di Mina.

9 April 1998. 118 jamaah tewas karena berdesak–desakkan saat pelaksanaan lontar jumroh.

5 Maret 2001. 35 jamaah tewas serta puluhan lainnya luka-luka karena berdesak-desakan di Jammarat.

11 Februari 2003. 14 jamaah tewas di Jumrotul Mina, enam diantaranya wanita.

1 Februari 2004. Sebanyak 251 jamaah tewas selama pelaksanaan lontar jumrah.

23 Januari 2005. 29 jamaah tewas akibat banjir terburuk dalam 20 tahun terakhir di Madinah.

5 Januari 2006. Sebanyak 76 tewas akibat runtuhnya sebuah penginapan al-Rayahin di jalan Gaza, sekitar 200 meter sebelah barat Masjidil Haram.

12 Jan 2006. Sedikitnya 345 jamaah tewas di Jammarat selama pelaksanaan lontar jumrah. Insiden ini terjadi pada pukul 15.30 waktu setempat usai shalat dzuhur, setelah jutaan jamaah saling berdesak-desakkan di pintu masuk sebelah utara lantai dua Jammarat. (redaksi thayyibah.com)

About Redaksi Thayyibah

Redaktur