Breaking News

Humaniora

TERPENJARA DI ALAM BEBAS

Oleh: Hasan Syukur Aku punya teman bekas gubernur. Sebut saja Pak Fulan, gubernur di luar Pulau Jawa. Ia dijatuhi hukuman selama 10 tahun dan denda 10 Milyard. Bukan main. Ia terpidana korupsi. Karena teman, aku tak peduli dengan status terpidana. Bagiku hukum adalah tugas petugas hukum kepada siapapun yang telah dijatuhi vonis. Tapi, koridor silaturahim aku jaga terbuka sepanjang hayat. ...

Read More »

Banser dan Gereja

Tahukah kita, siapa orang yang pertama kali secara resmi memerintahkan Banser menjaga gereja? Beliau adalah KH Abdurahman Wahid, Presiden RI ketika itu. Saat masih menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), Gus Dur bahkan terjun langsung dalam upaya mengamankan malam Natal di berbagai gereja. Ia memerintahkan Barisan Serbaguna Gerakan Pemuda Ansor atau Banser, organisasi kepemudaan di lingkungan ...

Read More »

Manusia Domba

Oleh: Abdillah Thoha Beda dengan domba, manusia ada karena berpikir. Aku ada karena aku berpikir (I think, therefore I am). Bila kita tidak menggunakan akal sehat maka kita akan wujud secara fisik tapi tidak exist sebagai manusia yang utuh. Kita akan menjadi domba peliharaan yang digembala oleh mereka yang lebih mendahulukan kepentingannya daripada kepentingan kita. Inilah tampaknya yang banyak terjadi ...

Read More »

KETIKA HAMKA DITUDUH MENJUAL NEGARA

Oleh: Taufik M Yusuf Njong Dari tahun 1964-1966 (dua tahun empat bulan) Buya Hamka ditahan atas perintah presiden Soekarno. Beliau dituduh melanggar Undang-Undang Anti Subversif Pempres No. 11 yaitu merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Soekarno. Tak hanya itu, buku-buku karangannya dilarang terbit dan beredar. Perihal penangkapannya, Buya Hamka sendiri menceritakan dalam pengantar ke XII buku ‘Tasawuf Modern’ bahwa: Pada hari Senin ...

Read More »

Tafsir Kematian Enam Pemuda Muslim

Oleh: Priyono B Sumbogo (Kriminolog) Bagi sejumlah besar kalangan umat Islam, kematian enam anggota Front Pembela Islam (FPI) merupakan kematian yang bergengsi dan terhormat. Sebagai buktinya, suara gemuruh dan takbir Allohu Akbar menyambut jenasah mereka saat diserahkan kepada pihak keluarga. Dan sebelum dimakamkan, mereka disholatkan oleh begitu banyak orang. Mungkin beribu, beratus ribu atau bahkan berjuta orang, baik secara langsung ...

Read More »

Kemuliaan

Oleh: Abdillah Thoha Banyak orang ingin dianggap mulia. Mendapat kehormatan dan pengakuan dari orang lain dianggap penting. Juga ingin dikagumi. Apakah karena ilmunya, kedudukannya, hartanya, keturunannya, atau prestasinya. Ilmuwan senang mempublikasikan gelar kesarjanaannya. Orang kaya mempamerkan hartanya. Pejabat menunjukkan kekuasaannya. Kaum ningrat menggelar nasabnya. Wanita cantik memamerkan tubuhnya. Dan seterusnya. Semua itu adalah kemuliaan di mata manusia. Hasil yang diperoleh ...

Read More »

Atas Apa Aku Dibunuh?

Oleh: Felix Siauw   Andaikan satu saat saya di jalan tol, lalu ada pengendara lain yang mengganggu jalan saya di tol. Saya amati ia berpakaian biasa, kendaraannya pun biasa, sama-sama pengguna tol seperti saya.  Saya pun terganggu, saya meng-klakson, melindungi jalur jalan yang memang hak saya. Ternyata kendaraan tadi polisi yang menyamar, saya dianggap menghalangi tugas polisi.  Lalu apakah itu ...

Read More »

Ustadz Itu Bersih Dari Hasrat Duniawi

Oleh: Muhammad Rizal Aydogan    Pernah lewat di beranda, foto seorang ustadz yang sedang berjualan gorengan. Juga ada seorang ustadz alumni Universitas Islam Madinah yang menyabit rumput untuk makanan ternaknya.  Pernah pula ada yang posting gambar seorang doktor yang juga alumni Universitas Islam Madinah membajak sawah dengan menggunakan tenaga 2 ekor sapi.  Para ustadz juga manusia biasa, selain punya tanggung ...

Read More »

KEKAYAAN YANG HILANG DI TANAH MINANG

Oleh: Media Wahyudi Askar Perjalanan menuntut ilmu telah mengantarkan saya pada rasa syukur tak terkira. Mengajarkan tentang hikmah bahwa tidak semua cerita indah dalam buku pustaka bisa diadopsi oleh seluruh umat manusia. Sejak merantau meninggalkan Batusangkar pada tahun 2008 dan menuntut ilmu di Fisipol UGM, saya percaya bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan terbaik di dunia. Demokrasi yang bersendikan kebebasan, sistem ...

Read More »

HABIB, SYARIF DAN SAYYID

Oleh: Luthfi Bashori HABIB adalah panggilan familiar bagi keturunan Rasulullah SAW dari jalur Sayyidina Husain, terutama yang hidup di negeri Yaman, khususnya di kota Hadramaut, serta di wilayah Nusantara, karena secara umum warna Islam di Nusantara itu kiblatnya ikut Islam ala Hadramaut, termasuk dalam memilih madzhab, baik dari segi fiqih, aqidah dan tasawwuf. SYARIF adalah sebutan familiar bagi keturunan Rasulullah ...

Read More »