Breaking News

Apalah Arti Sebuah Nama

Oleh: Gus Nur

Pakdhe Syamsul, salah seorang temen jarak jauh beberapa hari yang lalu punya putra yang baru dari istri yang lama. Alhamdulillah, minta saran nama ke saya. Saya belum ada ide karena semua anak saya namanya ada arti filosofisnya. Asal jangan ngikut nama yang lagi viral : Dita Leni Rafia, karena artinya “diikat tali rafia”. Mungkin ada filosofinya pula, tapi kebangeten.

Kopi saya ada yang pake istilah Excelsa. Itu sebenernya juga ada unsur salah nama. Pas ada kopi bagus saya nanya ke ahli kopi, “ini kopi excelsa” katanya. Pakar lain ketemu saya bilang, “ini Liberica Gus”.

Ada penyuluh kopi menjelaskan, “Liberica sama excelsa itu hampir sejenis, Gus. Pohonnya sama besar, daunnya sama, rasanya identik juga, cuma bentuk ujung biji nya yg gak sama”.

Trus, masing kopi ini mana yang excelsa/liberica pak?

“Lah, itu saya gak tau…”

Pakarnya saja bingung, jadi saya pake Excelsa. Nurut saya mirip kata Excellent. Padahal kalo pake nama Liberica kayaknya lebih laku.

Tapi okelah, baik Excelsa maupun Liberica itu kalo orang kampung nyebutnya sama, ‘kopi wangi’. Orang gunung Kawi nyebut semuanya ‘kopi sersan’, atau daerah lain bilang ‘kopi nangka’. Enaknya jangan dikata!

Salah nama itu bahaya. Jangan disepelekan. Karena bisa jadi pusat kesyirikan. Coba kita simak An-Najm 23.

إِنْ هِيَ إِلَّا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ

“Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu menyebutnya..”

Berhala Manat dan Uzza dan sebagainya disembah karena dulunya oleh nenek moyang dikasih nama yang bagus seperti itu. Manat dari Mannan (yang memberi) dan Uzza dari kata Aziiz (yang mulia), makanya disembah. Coba kalo dulunya dikasih nama “kecebong bodoh”, maka nggak bakalan disembah.

“Lagi nyembah apaan, bro?”

“Kecebong bodoh, mas”

“Ah, gila kamu ya? Udah kecebong, bodoh, gitu kamu sembah…?”

Kalo dinamain gitu, gak bakalan dijadikan berhala. Makanya jangan juga batu dinamain aneh-aneh. “Ini batu bertuah, mas bro. Bisa bikin kaya mendadak”. Beuh, kalo laku yang menjual bisa kaya. Kalo gak laku ya tetep miskin, coz penipuan.

Karena nama itu penting. Kanjeng Nabi seneng merubah nama buruk jadi nama yang baik. Zaid al Khoil (Zaid si kuda) diganti dikit jadi Zaid al Khoir (yang bertambah kebaikannya).

Jadi sunnahnya, pakailah nama yg bagus, dan yang bisa mengingatkan kepada Allah SWT. Dan kopi juga harus yang bagus juga. Biar tambah encer berfikirnya.

About Redaksi Thayyibah

Redaktur