Breaking News

Mengering Tertiup Angin

 

1493804499613

thayyibah.com :: Lagi lagi aku menyebutmu dalam sajakku
Kali ini,
Akan kuceritakan sedikit tentangmu

Dengar,
Ketika musim telah berganti satu persatu kulukis hijau daun yang mengering yang selalu saja merekat kembali

Sungguh terkadang aku ingin musim ini segera berganti
Sebab saat itulah kau akan kembali pada hati ini

Sungguh terkadang aku ingin kau jatuh dari ranting itu
Hingga melayang jatuh dengan pasrah sambil berputar sebentar dipermainkan oleh angin
Hingga pada akhirnya kau mendarat tanpa melayang

Meski aku sempat berfikir,
Andai kita adalah helai dedaunan yang saling melindungi
Ketika angin mencoba menghakimi

Sayang nya,aku hanyalah sebuah tanah bagimu

Namun percayalah,
Aku selalu menopangmu dengan wujud lemahku ini

Ya,
Tak lelah diriku mendoakanmu agar kau tetap kokoh disana
Dan ketika hujan mengguyurku
Saat itulah doaku mengalir pada dirimu

Meskipun begitu,
Tak dapat kupungkiri aku ingin engkau terjatuh
Percayalah,itu tak mengapa
Kau jangan khwatir ketika masa hijaumu menghilang
Sebab kau tepat untuk terjatuh dipelukan,dengan menguning dan mengering

Ya,
Kau seperti daun kering dimataku
Dan aku adalah tanah yang setia menunggumu terjatuh
Hingga tertancap tepat pada jantung hatiku
Hingga kita menyatu termakan waktu

Dan benar
Mengering Tertiup Angin

 

About A Halia