Oleh: Setyardi Saya bukan lelaki sempurna. Jauh dari ideal. Dan saya percaya setiap lelaki punya secercah gen bajingan. Itu kodrati. Tapi, sebajingan apapun seorang lelaki, tak pantas dia berlaku kasar pada anak-anak dan istrinya. Terlebih jika istri sedang mengandung darah dagingnya sendiri. Saya punya tiga anak. Semua saya bisikan azan dan iqamah saat pertama mbrojol ke dunia. Bahkan, saya diperkenankan …
Read More »Fashion
Sikap Suami-Istri yang Syar’i tapi Tidak Patut
Oleh: Aini Aryani, Lc Slogan “Yang Penting Syar’i” ternyata belum sempurna, jika tidak mengindahkan Akhlaq Mulia. Fiqih mengatur segala aspek kehidupan manusia agar sesuai dengan Syariat (SYAR’I). Baik kehidupan pribadi maupun hubungannya dengan makhluk lain. Selama 24 jam dalam sehari, dan 7 hari dalam seminggu. Kelak, semua itu harus ia pertanggung jawabkan di hadapan Allah. Sementara Akhlak Mahmudah adalah tabiat, …
Read More »Tak Rasa
Oleh: Didin Amarudin Kemarin seorang kawan lama menelpon saya. Ia bercerita bahwa ia masih saja tidak bisa menahan air mata saat berziarah ke makam suaminya yang dimakamkan di kampung halamannya itu. Termasuk saat pekan lalu ia pulang kampung. Berbagai kenangan indah seperti bermuculan. Padahal sudah tiga tahun berlalu ditinggal wafat belahan jiwanya. Tentu saja saya mendengarkan penuh empati. Saya bisa …
Read More »11 Desember
Oleh: Setiyardi Ini hari ulang tahun pernikahan kami. Seharusnya dirayakan dengan makan di luar bersama anak-anak. Tapi Tuhan berkehendak lain. Sudah beberapa hari saya istirahat di rumah sakit. Terpaksa hari penting ini ‘dirayakan’ dengan cara Bunda Wieny Soraya mengelap sekujur badan. Alhamdulilah. Kami bukan Kaesang – Erina. Pernikahan kami di masjid kecil di kampung sangat minimalis, hanya dihadiri kerabat dekat. …
Read More »Keren Parah
Oleh: Joko Intarto Mimpi saya akhirnya terwujud. Di Kabupaten Grobogan berdiri sebuah perguruan tinggi. Swasta. Namanya ITB MG: Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Grobogan. Saya mampir ke kampusnya yang sederhana, pekan lalu. Kampus itu menempati bangunan SMK Muhammadiyah Grobogan. Berdampingan dengan bangunan pondok pesantren yang megah. Di sebelah barat Simpang Lima. Kebetulan ada Pak Jati. Rektor ITB MG. Ngobrollah kami …
Read More »11 Desember
Oleh: Setiardi 11 Desember adalah momen istimewa. Saya dan Wieny Soraya mengikat janji — di masjid kecil di depan Nenek, Orang Tua, Kakak Adik, dan kerabat dekat. Kami mulai keluarga kecil ini bukan dari ‘Nol’, seperti di SPBU. Kami memulainya dari minus, karena menggelar acara pernikahan dengan dana talangan. Itu memang konyol. Tapi hidup terkadang perlu sejumput kekonyolan. Tahun-tahun pertama …
Read More »Jangan Percaya Passion
Oleh: Satria Hadi Lubis Passion merupakan kecenderungan atau keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu yang disukai atau dianggap penting untuk dilakukan. Tapi jangan percaya passion! Kenapa? Ya…lantaran tidak semua passion itu benar-benar baik dan manfaat. Manfaatkah buat masa depan? Manfaatkah untuk keluarga? Manfaatkah bagi kehidupan setelah mati? Ada orang yang passionnya pagi-pagi jalan jalan sama anjingnya. Ada anjing yang dipakaikan baju …
Read More »Sopir Sehat, Kita Selamat
Oleh: Setiardi Ini Pak Subur. Betawi Asli. Kocak. Dia sudah 13 tahun menjadi sopir saya. Saya beberapa kali ganti mobil, sopirnya tetap Pak Subur. Seperti tagline iklan: apapun makanannya, minumnya tetap bajigur. Dan alhamdulillah selama itu tak pernah ada insiden di jalan. Tak pernah kecelakaan. Sekali lagi, alhamdulillah. Ada beberapa tips yang membuat Pak Subur bertahan lama. Dia bilang akan …
Read More »Makna Bersyukur
Oleh: Setiardi “Jika engkau bersyukur, akan bertambah nikmat-Ku” Hari ini tetiba muncul semburat pencerahan. Saya berpikir banyak sekali yang patut disyukuri. Lupakan mimpi ini itu. Lupakan ekspektasi ini itu. Saya melihat ke dalam. Apa yang ada. Betapa tidak, kini saya menyandang dua gelar “LC”: Lulusan [penjara] Cipinang dan Lulusan Covid. Saya melewati masa sulit 45 hari di rumah sakit akibat …
Read More »Cinta Sejati
Oleh: Maya Magdalena Ada seorang laki laki dan perempuan yang saling mencintai. Pasangan muda ini berencana akan menikah. Beberapa bulan sebelum pernikahan, pengantin wanita mengalami kecelakaan dan wajahnya benar-benar cacat. “Saya tidak bisa menikahimu”, dia menghubungi kekasihnya itu lewat sepucuk surat, “Wajahku sangat rusak dan jelek selamanya, carilah wanita muda cantik lainnya yang layak kamu jadikan sebagai istrimu. Saya tidak …
Read More »
Thayyibah