Oleh: Joko Intarto Selera humor ternyata tidak hilang, meski situasi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Humor bahkan menjadi “bahasa” untuk mengekspresikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Diceritakan, seorang pejabat tinggi pemerintah Amerika Serikat yang sedang berdinas di luar negeri, menelepon istrinya. Ia meminta sang istri menyingkirkan semua produk buatan China di rumahnya karena ada atasannya, pendukung berat …
Read More »Redaksi Thayyibah
ITB Van Grobogan
Oleh: Joko Intarto Tiga tahun lalu, kampusnya masih menumpang di gedung SMK. Hari ini, perguruan tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Grobogan itu telah menempati gedung milik sendiri yang cukup megah. Begitulah perjalanan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Grobogan (ITBMG). Perguruan tinggi swasta ini resmi berdiri pada 30 Maret 2022 setelah menerima Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek). …
Read More »Membayar Dosa Masa Lalu
Jogja cen Istimewa Oleh : Anif Punto Utomo Suatu hari di SGPC Bu Wirjo. ‘’Mas..saya makan pecel, sari tomat tambah tahu…pinten nggih?’’ tanya seorang bapak umur menjelang 60 tahun. ‘’Sekedap pak….’’ Tak lama kemudian keluar angka dari kalkulator. ‘’Empat puluh enam ribu pak.’’ Si bapak lantas membuka dompetnya. Diambilnya 10 lembar uang berwarna merah dari dompet tebalnya, dan langsung disodorkan …
Read More »Pohon Kehidupan
Pohon Kehidupan, pohon baobab berusia 2.000 tahun yang luar biasa di Afrika Selatan, adalah salah satu pohon paling khas di Afrika. Raksasa kuno ini diyakini sebagai salah satu pohon tertua yang masih hidup di Bumi. Pohon ini tumbuh subur di iklim kering sabana Afrika, tempat hanya sedikit pohon lain yang dapat bertahan hidup. Pohon baobab memiliki kemampuan luar biasa untuk …
Read More »Abdul Rivai dan Tampomas
Sebuah Tragedi 1981 Oleh : Didin Amarudin Hari ini 25 Januari, 38 tahun lalu terjadi musibah yang memilukan yaitu terbakarnya KM Tampomas 2 di perairan Masalembo Sulawesi Selatan. Tragedi ini menewaskan 431 penumpang baik karena tenggelam maupun hangus terbakar. Ada dua musisi yang mengabadikan peristiwa itu yaitu Iwan Fals dengan menulis lagu “Tampomas” dan Ebiet G. Ade dengan dengan menggoreskan …
Read More »Mencari Jejak Pasukan Toyotomi Hideyori
Japan, I Am Running oleh : Anif Punto Utomo Berrrr … Osaka, pagi pukul 07.20 tanggal 25 Januari 2025. Suhu udara menjukkan angka 4° selsius. Wow, setara suhu dalam kulkas. Sedikit lagi semua jadi es. Kebanyakan orang melawan dingin dengan menarik selimut. Ah, saya memilih lari saja. Apalagi kemarin sudah beli jaket khusus untuk olahraga yang anti-air tidak elok kalau …
Read More »Cerita Melon
Oleh: Joko Intarto Saya teringat isi pidato Presiden Prabowo Subiyanto beberapa waktu yang lalu: Salah satu penyakit kita adalah susah kalau melihat orang lain senang, dan senang kalau melihat orang lain susah. Sepertinya hal itu terjadi dalam manajemen distribusi gas bersubsidi. Tidak ada angin, tidak ada hujan, pemerintah tiba-tiba melarang penjualan LPJ 3 Kg yang populer dengan sebutan gas melon …
Read More »Koran Melon
Oleh: Joko Intarto Heboh pelarangan pengecer menjual LPG 3 kg alias gas melon mengingatkan saya pada pengalaman membangun distribusi koran Indo Pos di Jakarta, 21 tahun lalu. LPG dan koran memang dua produk yang berbeda. Tetapi distribusi barang menggunakan ilmu yang kurang lebih sama. Harus diakui: membangun sistem distribusi koran di Jakarta bukan perkara mudah. Apalagi pada tahun 2000-an yang …
Read More »Lelaki
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. LEVEL tertinggi dari ‘personal branding’ adalah ketika orang-orang mengira kamu tak pernah susah, tak pernah sedih, dan selalu banyak uang. Sedangkan titik terendah seorang pria adalah habis gajian bingung mau cari tambahan kemana lagi. INGATLAH para lelaki, jika galaumu sudah tentang ekonomi, selamat datang di fase lelaki yang sesungguhnya. Sebab matematika tersulit bagi laki-laki …
Read More »Menanam Bambu di Laut Tangerang
Oleh: Choirul Aminuddin (Penulis adalah Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara) BIBIR pantai Tangerang Utara, Banten, pada pekan ini, tiba-tiba membuat mata saya terasa sepet, seperti kelilipan debu, setelah menyaksikan pagar bambu tertanam di perairan tersebut sepanjang 30 kilometer lebih. Saya melihat, pagar bambu yang tertanam di sana menyebabkan pantai Tangerang kehilangan eksotisme. Bahkan mengganggu alur pelayaran …
Read More »
Thayyibah