Breaking News

Redaksi Thayyibah

Redaksi Thayyibah
Redaktur

Tertolong Sambo

Oleh: Joko Intarto Nasib Ferdi Sambo memang tengah terpuruk. Meski demikian, ia masih bisa menjadi ‘pahlawan’. Paling tidak, bagi tiga boss Aksi Cepat Tanggap (ACT): Ahyudin, Ibnu Khajar dan Heryana Hermain dan dua direktur Indosurya: Henry Surya dan Cipta June Indria. Berkat agenda persidangan Ferdi Sambo yang membacakan pledoi, Selasa kemarin, tidak banyak media yang menyorot sidang putusan terhadap tiga ...

Read More »

Mencari Wapres di Luar Partai Pengusung

Oleh: Choirul Aminuddin Silang pendapat mengenai siapa yang pantas mendampingi Anies Rasyid Baswedan, Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, dalam pertarungan pemilihan presiden 2024 berkembang terus. Perkembangan itu menyusul deklarasi Partai Nasional Demokrat dan Partai Demokrat yang menyatakan mendukung Anies sebagai calon presiden 2024. Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera segera menyatakan dukungannnya terhadap Anies. Sejak itu, suara yang menyeruak ke ruang publik ...

Read More »

Rupiah yang Melorot Sepanjang Sejarah*

Oleh: Zaim Saidi Lahir sebagai negara fiskal baru, 1946, Republik Indonesia mengadopsi model yang sama dengan negara lain. Yakni ada bank sentral, dengan monopoli hak menerbitkan uang kertas, serta utang untuk membiayai hidupnya.  Para pendiri NKRI  netapkan BNI 46 sebagai Bank Sentral,  memonopoli Oeang Repoeblik Indonesia (ORI), dengan janji tiap Rp 2 bernilai 1 gram emas. Bankir internasonal menolak BNI ...

Read More »

Anak dan Ayah*

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim Ia sudah tua, tetapi ayahnya tentu lebih tua lagi. Setua apa pun dia, tetaplah ia anak dari ayah-ibunya. Tetap berlaku pula perintah birrul walidain. Dan lelaki ini mencontohkan kepada kita bagaimana caranya berbakti. ⁣ ⁣Sesudah perintah men-tauhid-kan Allah, berikutnya adalah perintah berbakti kepada kedua orangtua. Sesudah larangan mempersekutukan Allah, tepat sesudahnya adalah larangan mendurhakai kedua orangtua. ...

Read More »

Magz on Demand

Oleh: Joko Intarto Salah satu fenomena paling mencolok dalam era digital adalah tren content on demand. Setiap orang akan cenderung hanya mengakses konten-konten yang disukainya saja. Pada era media analog, keinginan itu sulit terpenuhi. Jumlah kanal media sangat terbatas. Perusahaan media tidak ada yang mau melayani konsumen yang spesifik karena jumlahnya terlalu kecil. Rebutan remote control akhirnya menjadi hal biasa ...

Read More »

Dholimnya BUMN Kita

Oleh: Setiyardi Tadi siang setelah Jumat saya tak sengaja bertemu kawan di parkiran SD Al Azhar Rawamangun. Dia menjemput anaknya, yang sekarang kelas 4 di SD itu. “Mas, saya bangkrut. Tagihan saya di BUMN anu sudah 5 tahun tak dibayar. Semua pekerjaan beres dan sudah BAST. Jumlahnya 8 miliar. Bagi pengusaha kecil seperti saya itu segalanya,” ujarnya. Sang kawan pun ...

Read More »

Rumah Miskin Kaya Hati

Oleh: Joko Intarto Hari ini, 100 tahun yang lalu. Roemah Miskin PKO Moehammadijah itu resmi berdiri di Yogyakarta. Tidak ada pesta. Tidak ada kembang api. Tanggal 11 Januari 2023 seperti hari biasa saja. Padahal berawal dari Rumah Miskin inilah, PKO melahirkan ratusan poliklinik dan rumah sakit dengan nama PKU Muhammadiyah di seluruh Indonesia hingga seabad kemudian. Dari penelusuran digital, saya ...

Read More »

Zakat Politik

Oleh: Joko Intarto Ganjar Pranowo mati langkah. Gubernur Jawa Tengah itu diberitakan menghapus statusnya saat menyerahkan bantuan dana renovasi rumah bagi kader PDIP dengan poster berlogo Baznas. Tentu pangkal persoalannya bukan dari Ganjar seorang. Ketua Baznas Jawa Tengah juga ikut andil. Kok bisa-bisanya ia menyetujui pengeluaran dana bantuan yang akan diserahkan dalam suatu kegiatan politik? Tak pelak, baik Ganjar maupun ...

Read More »

Republika Setelah 30 Tahun*

Oleh: Anis Punto Utomo Koran Republika, edisi hari ini 31 Desember 2022 menjadi edisi terakhir. Keniscayaan itu akhirnya tiba. Digitalisasi tak bisa dilawan. Masih teringat saat itu akhir tahun 1992 ketika merancang isi rubrik ‘Keuangan dan Pasar Modal’. Kami banyak diskusi di internal dan dengan teman wartawan Ekuin yang ngepos di Depkeu, BI, dan BEJ. Saya dipercaya menjadi redaktur yang ...

Read More »

Ziarah Alibasya

Salim A. Fillah Di makammu aku membayangkan keputusan sulit yang kau ambil menjelang akhir 1829 itu, Eyang Ali Basah… Perang telah lebih empat tahun berjalan. Lebih dari 200.000 nyawa rakyat Jawa telah melayang. Dua setengah juta rakyat terdampak. Derita terlihat di mana-mana. Kelelahan membayangi semua pihak. Dan bagaimana aku bisa menyalahkanmu? Kau telah mengajukan syarat amat berat untuk meletakkan senjata. ...

Read More »