Breaking News

Redaksi Thayyibah

Redaktur

Makna Bersyukur

Oleh: Setiardi “Jika engkau bersyukur, akan bertambah nikmat-Ku” Hari ini tetiba muncul semburat pencerahan. Saya berpikir banyak sekali yang patut disyukuri. Lupakan mimpi ini itu. Lupakan ekspektasi ini itu. Saya melihat ke dalam. Apa yang ada. Betapa tidak, kini saya menyandang dua gelar “LC”: Lulusan [penjara] Cipinang dan Lulusan Covid. Saya melewati masa sulit 45 hari di rumah sakit akibat …

Read More »

Cinta Sejati

Oleh: Maya Magdalena Ada seorang laki laki dan perempuan yang saling mencintai. Pasangan muda ini berencana akan menikah. Beberapa bulan sebelum pernikahan, pengantin wanita mengalami kecelakaan dan wajahnya benar-benar cacat. “Saya tidak bisa menikahimu”, dia menghubungi kekasihnya itu lewat sepucuk surat, “Wajahku sangat rusak dan jelek selamanya, carilah wanita muda cantik lainnya yang layak kamu jadikan sebagai istrimu. Saya tidak …

Read More »

Yatim Dermawan

Oleh: Joko Intarto Sudah lama saya tahu ada Cafe Bintang dibangun di halaman Kelapa Gading Trade Center (KTC). Kebetulan tak jauh dari rumah mertua. Tapi baru hari ini saya mampir ke situ. Martin Andros-lah yang memaksa saya. Ia pengusaha property. Spesialisasi perusahaannya membeli cessie atau anjak piutang macet atas rumah, apartemen dan kondomonium di berbagai bank. Kebetulan saya berurusan dengan …

Read More »

Paul Pogba : Hidup untuk Membantu Dunia

  Paul Pogba: “Sesuai dengan ajaran agama saya, tentunya saya selalu ingin bersikap dengan baik pada semua orang, menunjukkan jika saya dapat menjadi contoh yang baik sebagai seorang Muslim. Itu yang dilakukan setiap orang dari generasi ke generasi. Anda ingin mengirimkan pesan pada dunia dan menjadi pribadi yang baik. Jika saya dapat melakukan itu, saya akan amat senang. Anda tidak …

Read More »

Canon dan Sherina

Oleh: Setiardi Saya belajar bersikap adil. Dan yang terberat yakni adil pada mereka yang kita anggap ‘musuh’. Sejak 2014 Indonesia seperti terbelah. Satu kelompok di kanan, yang lain di kiri. Segregasi itu terasa pada hampir semua urusan. Bahkan pada soal Canon, seekor anjing yang mati setelah ditangkap petugas Satpol PP di Aceh. Pesohor Sherina mengkritik cara Satpol PP Aceh menangani …

Read More »

Modal Usaha Tanpa Riba

Oleh: Doni Riw Dahulu, setiap ngomong modal usaha, yang dipikirkan hanya hutang riba dari bank. Tak ada pilihan lain. Kalau ada orang dakwah tetang riba, yang muncul di benak cuma: “Ah itu teori. Mana mungkin bisnis tanpa hutang bank” Pikiran itu muncul sebab keterbatasan pengetahuan saya. Saya pikir modal itu hanya uang. Sebelum taubat, dahulu saya punya beberapa bisnis. Ada …

Read More »

Mengaku Beriman

Oleh: Davy Byanca Suatu hari Rasulullah saw bertanya kepada Haritsah, ”Bagaimana kabarmu pagi ini wahai Haritsah?” Ia menjawab, ”Pagi ini aku benar-benar beriman.” Mendengar jawaban itu, Nabi saw berujar, ”Setiap kebenaran ada hakikatnya. Apa hakikat imanmu?” Ia menjawab, ”Aku berpaling dari dunia sehingga bagiku sama saja antara emas dan tanah. Seolah-olah aku melihat penduduk surga tengah merasakan nikmatnya surga. Dan …

Read More »

Tamparan Rachel Vennya

Oleh: Joko Intarto Jangan banyak bikin aturan kalau tidak bisa menjalankan. Percuma. Contoh sederhananya ini. Peraturan Pemerintah: Semua orang yang pulang dari luar negeri selama masa pandemi wajib menjalani karantina selama 7 hari. Pemerintah menyediakan Wisma Atlet untuk karantina di wilayah DKI Jakarta. Berita Media Online: Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet pada hari ketiga karantina. Pengakuan Rachel Vennya: Dia …

Read More »

Maulid

Oleh: Abdillah Toha Andai Nabi datang menjengukmu Di hari maulid yang penuh berkah dan restu Akankah kau lampiaskan rasa rindumu Menyambut cahaya benderang ke pangkuanmu Mencium tangannya yang lembut bersahaja Menempelkan hidungmu yang berdebu dosa Atau kau peluk tubuhnya yang semerbak wangi Dengan jasadmu yang berkeringat maksiat Sampai hatikah kau katakan ‘aku umatmu’ Meski kau hanya sebuah mesin pelaksana fardhu …

Read More »

Tempe Kluwak

Oleh: Joko Intarto Tempe kluwak bukan resep baru. Masyarakat mengenal resep ini secara turun-temurun. Di Purwodadi disebut tempe pindang. Di Betawi namanya tempe pucung. Nama bisa berbeda. Bumbu utamanya sama: kluwak atau kluwek yang menghasilkan warna coklat kehitaman dengan aroma dan rasa yang khas. Dulu, saat masih kanak-kanak, Mbah Rayi sering memasak tempe pindang untuk menipu perut anak dan cucunya. …

Read More »