Breaking News

Redaksi Thayyibah

Redaktur

Fokus pada Batang, bukan Ranting

oleh : Ayah Dedy Memiliki puluhan perusahaan, namun mengaku banyak waktu kosong. Bahkan sering meluangkan waktu untuk sharing ilmu ke pesantren2. Minggu lalu saja misalnya, beliau sempatkan mengisi dua hari full sesi penuh inspirasi dan tak mau dibayar. Saya tanya apa rahasia kok bisa serileks itu mengelola omzet ratusan milyar dari perusahaan2nya. Beliau menjawab dengan analogi syajaroh thoyyibah dalam Al …

Read More »

Ratu Victoria dan Abdul Karim

Kisah yang Ditutupi Lebih dari 100 Tahun Kontroversi mengenai Ratu Inggris dengan pembantunya, Abdul Karim sudah berlangsung selama lebih dari 100 tahun. Hubungan dekat sang Ratu dengan pria Muslim India itu sempat ditutupi. Kisah tersebut akhirnya terungkap hingga dituang ke dalam buku bertajuk Victoria & Abdul: The True Story of the Queen’s Closest Confidant karya penulis asal London, Shrabani Basu. …

Read More »

Mengenal H. Haryanto

Pemilik PO Haryanto Bagi Anda yang suka melakukan perjalanan jauh atau pulang kampung ke Jawa menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) akan mengenal PO Haryanto. Bus eksekutif ini hadir pada era pertengahan 2000-an. PO Haryanto didirikan pada 2002 oleh Haji Haryanto, pria asal Kudus, Jawa Tengah. Usahanya dibangun setelah purnatugas di Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Kostrad TNI Angkatan …

Read More »

Hanya Butuh Didengar

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SENJA NAMANYA, kali ini dia ingin didengar, bukan mendengar. Kusiapkan waktu dan telingaku untuk menerima pesanmu. Singkat memang, tapi bagiku menyejukkan sangat. Dia bicara soal beratnya hidup, aku menyimak. Dia bicara tentang kekecewaan yang sangat, aku diam seraya memperhatikan gerak bibirnya yang bergetar. ‘Sudah?’ kataku. Dia mengangguk. ‘Begini. Level tertinggi dari berdamai dengan diri …

Read More »

Eco dan Buku

Oleh : Mohd Ruslani Umberto Eco, yang memiliki lebih dari 50.0000 buku di perpustakaan pribadinya, pernah mengatakan hal demikian tentang buku dan perpustakaan, khususnya perpustakaan pribadi yang dimiliki oleh seseorang di rumahnya: “Adalah naïf jika kita berpikir bahwa kita harus membaca seluruh buku yang kita beli, sama naifnya dengan mengritik orang-orang yang suka membeli buku dalam jumlah banyak yang tidak …

Read More »

Segmen 02 : Adegan 58

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. DIAM akhirnya adalah sikap terbaik ketika kita muak dengan suatu keadaan. Jika sampai kamu harus tenggelam kerana diammu, hikmahnya adalah kondisi itu telah mengajari dirimu untuk berenang. Mengapa aku memilih diam? Kerana lagi-lagi kamu jatuh cinta dalam ruang ghaib. Ini aneh bagiku. Betapa pelupanya kamu. KATANYA KAMU belajar dari kemarin, hidup untuk sekarang dan …

Read More »

Si Paling 12.000

Oleh: Joko Intarto Kalau uang di kantong hanya tersisa Rp12.000, di mana kita bisa makan enak dan kenyang? Kalau di Grobogan, Jawa Tengah, banyak. Tapi di Jakarta? Nah, saya punya rekomendasinya. Saat melintasi kawasan Manggarai Utara, perhatian saya tertuju pada sebuah warung sederhana di sudut jalan. ”Warung pecel Bu Yem”, begitu tulisan pada spanduknya. Terlihat lima panci alumunium ukuran besar …

Read More »

Pak Haji

Oleh: Joko Intarto Di ”Jawa Pos”, ia senior saya. Di luar urusan kantor, ia adalah mentor bisnis saya. Catatan pendek saya untuk keteladanannya. Namanya Ismail Husni. Orang-orang di sekitarnya lebih sering memanggilnya Pak Haji. Ia wartawan yang bertransformasi menjadi pengusaha di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Selain memimpin grup media lokal Lombok Post Group (koran, radio dan TV), Pak Haji juga …

Read More »

Sebuah Pesan Berharga

Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SEBAGAI ANAK yang hidup pada zaman di mana sebelum masuk kelas, setiap pagi kuku kami diperiksa oleh Cikgu, aku telah ditempa cukup keras oleh Bapak.  Sebab anak lelaki tidak boleh dihiraukan panjang, hidupnya ialah untuk berjuang. Kalau perahunya telah dikayuh ke tengah, dia tak boleh surut pulang sebesar apapun ombaknya. Biarkan kemudi patah, biarkan …

Read More »

Djarum, Como 1907, dan Lari di Danau Como

Oleh : Anif Punto Utomo Mengelilingi sebagian danau Nama klub bola Como 1907 mencuat setelah resmi promosi ke kasta tertinggi Liga Italia (Serie A). Promosi tersebut menandai kebangkitan Como 1907 untuk kembali ke puncak  piramida sepak bola Italia setelah sempat tenggelam dan gulung tikar pada 2016-2017. Nama klub Como 1907 merupakan paduan dari nama kota dan tahun berdirinya. Como adalah …

Read More »