Bos Waroeng Steak ini Hanya Bisnis Penampilan? Sebelum ditutup oleh OJK, Yusuf Mansur selalu memerkan kantor Paytren Asset Menejemen (PAM/ pada gedung-gedung mentereng. Kontrasnya salah satu alasan PAM ditutup adalah karena tidak memiliki kantor. Jadi, sepertinya bos Waroeng Steak and Shake ini berbisnis mengandalkan penampilan dan jual agama.
Read More »Artikel
Sama-sama Kantuk
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. HUJAN TAK menunjukkan akan menurunkan intensitasnya. Suman baru saja menutup gerai martabaknya yang ke-11, gerai ini baru dibuka sebulan lalu. Malam ini tak tampak bulan. Akhirnya Suman memutuskan untuk pulang naik motor vespa kuno kesayangannya menerjang hujan. Walau terbilang sukses, Suman tetap saja senang mengendarai ‘si Gembul’ nama vespa antiknya. Dia ingin segera sampai …
Read More »Fenomena Sekar
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. ANAK PEREMPUAN itu mendekat pelan-pelan. Dia pikir mereka sakit. Tapi kenapa tak ada luka, tak ada darah, tak ada batuk. Hanya mata mereka merah seperti habis diterpa hujan. “Kenapa emak menangis?” tanya Sekar. Tapi jawaban tak datang, hanya isakkan yang terputus. Lalu ia pun ikut menangis. Bukan kerana lututnya tergores, bukan kerana mainannya rusak. …
Read More »Tayangan Dungu Berjemaah
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. SEPULUH TAHUN terakhir ini kita disajikan dagelan berupa tayangan diskusi politik secara live di beberapa stasiun tv. Bagi pemirsa yang menginginkan tontonan yang edukatif, cerdas dan bermanfaat, siap-siap saja untuk kecewa. Sebagai institusi bisnis, produser pasti menginginkan banyak viewer dari acara tersebut, bukan bermutu tidaknya program tersebut. Jangan heran jika di antara pembicara harus …
Read More »Sibuk dengan Lukisannya
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku. DI SEKITAR KITA, ada beberapa manusia yang melukis wajah kita dari cerita-cerita manusia lain yang samar, lalu mereka mengolok-olok lukisannya sendiri seolah-olah itu adalah diri kita. Mereka gelisah ketika kita mulai punya batas, mereka cemas saat kita tak lagi bisa dimanipulasi, dan mereka marah bukan kerana kita berubah, tapi kerana mereka kehilangan kendali atas …
Read More »Henry “Box” Brown
Bayangkan kamu duduk di dalam sebuah kotak kayu yang sempit. Tubuhmu meringkuk, lutut menempel ke dada, dan hanya ada sedikit lubang udara untuk bernapas. Gelap. Pengap. Setiap guncangan terasa seperti gempa kecil yang menghantam tulang belakangmu. Tapi kamu diam. Bertahan. Karena kamu tahu, di ujung perjalanan ini, ada sesuatu yang belum pernah kamu rasakan seumur hidup—kebebasan. Itulah yang dilakukan oleh …
Read More »Surat Muawiyah untuk Kaisar Roma
Oleh : Akmal Burhanuddin Nadji Perbedaan pandangan antara Muawiyah dan Ali bin Abi Thalib menjadi perhatian khusus Hercules, Kaisar Romawi. Posisinya sebagai penguasa Romawi melihat kondisi ini sebagai kesempatan untuk merayu Muawiyah agar mau berkoalisi menghancurkan Ali bin Abi Thalib. Sepucuk surat dilayangkan kepada Muawiyah, Dari Kaisar Romawi utk Muawiyah, “Kami tau apa yangg terjadi antara Anda dengan Ali bin …
Read More »Ayesha Farooq
Pilot Tempur Wanita Pakistan yang Jatuhkan Jet Rafale India Dalam dunia militer yang didominasi laki-laki, satu nama perempuan asal Pakistan mencuri perhatian dunia: Flight Lieutenant Ayesha Farooq. Ia bukan sekadar simbol ketangguhan, melainkan sejarah hidup yang mengubah wajah Angkatan Udara Pakistan (PAF). Ayesha adalah pilot tempur wanita pertama di Pakistan yang dinyatakan layak bertempur penuh sebuah tonggak emas bagi emansipasi …
Read More »Alimin Prawirodirdjo: Jejak Sang Komunis di Makam Pahlawan
Di antara nisan para pahlawan bangsa di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, terdapat satu nama yang menyimpan ironi sejarah: Alimin Prawirodirdjo. Seorang pejuang perintis kemerdekaan, pemimpin revolusioner, sekaligus tokoh sentral Partai Komunis Indonesia (PKI) generasi awal. Nama dan jalannya penuh kontroversi, namun tak bisa diabaikan dalam kisah panjang perjuangan Indonesia melawan kolonialisme. Awal Perjuangan: Dari Islamisme ke Komunisme Alimin lahir …
Read More »Babi – Jamu
Oleh : Joko Intarto Skandal ayam-babi yang dilakukan pengusaha restoran Widuran di Solo adalah puncak gunung es. Di luar rumah makan tersebut, lebih banyak warung makan di kota Solo yang menjual menu non halal, baik secara diam-diam, maupun terang-terangan. Produk non halal yang banyak dijual di warung-warung secara diam-diam, antara lain, “dideh”, yang diolah dari darah hewan sembelihan. Tahun lalu, …
Read More »
Thayyibah