Oleh : Nasihin Masha Saya sudah 3 kali ke Iran. Pertama, saya diajak ketum PWI Pusat Pak Margiono untuk mengikuti pertemuan wartawan negara-negara Islam. Kedua, saya diundang kedutaan Iran di Jakarta untuk menghadiri pertemuan negara-negara Teluk. Ketiga, saya mendampingi Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel untuk kunjungan kerja. Saat kali pertama, ada empat hal penting yang saya catat. Pertama, Iran cukup …
Read More »Redaksi Thayyibah
Lingkar 90
Oleh : Joko Intarto Saya penasaran dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang mengingatkan kaum pria, khususnya bapak-bapak, agar waspada kalau lingkar perutnya mendekati 90 cm. Ada apa dengan lingkar perut 90 cm? Menurut Menteri Kesehatan 90 cm adalah batas risiko obesitas sentral (perut) untuk pria Asia/Indonesia menurut pedoman resmi Kemenkes dan WHO untuk populasi Asia. Sedangkan obesitas sentral …
Read More »Para Pencari Tuhan
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.BANYAK ORANG yang tertipu dengan ibadahnya. Merasa tenang kerana melakukan rutinitas ibadah tiap hari. Padahal ibadah yang paling berharga itu bukanlah yang paling banyak, tapi yang paling tulus. Saat hati selaras dengan tujuan ibadah, barulah seseorang benar-benar dekat dengan Allah, seperti kata Imam al-Ghazali, “Jangan tertipu oleh ibadahmu. Yang harus kauperiksa adalah hatimu: apakah ia …
Read More »Malam Penuh Peluh
Oleh : Davy Byanca Sahabat sufiku.TADI MALAM ada kiriman hujan dari Bogor, tanpa suara guntur dan gelak tawa. Di ruang tamu masih tersisa suara supporter Chelsea dari televisi usai memenangkan Derby London dengan Spurs. Jam setengah satu malam hujan reda, suara token listrik makin berisik. Aku matikan televisi, meninggalkan ruang tamu dan masuk ke kamar tidur. Ada beberapa buku puisi …
Read More »Shajar al-Durr
Ratu Islam yang Cerdas dan Pemberani yang Menaklukan Raja Perancis Louis IX Oleh : Syaefudin Simon Dunia Islam pernah punya raja perempuan (ratu) yang luar biasa. Cerdas, bijak, cantik, dan pemberani. Namanya Shajar al-Durr (Pohon Mutiara). Ia menjadi simbol kecerdasan, keberanian dan kepemimpinan perempuan di tengah dunia politik yang didominasi kaum laki-laki. Ia bukan hanya menjadi penguasa perempuan pertama dalam …
Read More »Hierapolis, Padang Putih, dan Panggung Suara
Oleh : Geisz Chalifah Banyak hal bisa diceritakan tentang Hierapolis di Pamukkale. Ia adalah saksi bisu sejarah kekuasaan Romawi, lalu Byzantium dengan Konstantinopel sebagai pusatnya, hingga akhirnya jatuh ke tangan Sultan Mehmed dari Turki Utsmani. Namun, yang selalu menarik bagi saya bukan hanya kisah perebutan kekuasaan, melainkan bangunan hiburan rakyat di masa Romawi. Di Hierapolis berdiri teater besar tempat berbagai …
Read More »Madina Tak Pernah Lahir
Geisz Chalifah Seorang teman bernama Haris suatu hari menelpon, mengajak saya berangkat umrah. Saya tertegun. Umrah? Hari gini? Di masa itu saya merasa belum waktunya—entah karena alasan pribadi, entah karena bisikan ragu. Tapi Haris terus mendesak, dan akhirnya saya ikut dalam rombongan. Begitu memasuki kota Madinah dan Masjid Nabawi terbentang di depan mata, hati saya luluh. Keharuan menyeruak. Saya tenggelam …
Read More »Dading Kalbuadi
Komandan Blue Jeans Soldier Pembuka Jalan Operasi Seroja Di Timor Timur yang Jarang Dikenal Oleh : Benny Rusmawan Dalam sejarah militer Indonesia, operasi militer besar yang tak akan dilupakan adalah operasi Seroja di Timor Timur pada tahun 1975. Berbagai kisah operasi di negara yang sekarang bernama Timor Lorosai sudah menjadi legenda namun dari semua operasi di wilayah tersebut adalah operasi …
Read More »Mengenal Wagub Papua Barat Daya yang Pidato Pakai Bahasa Arab
Oleh : Rosadi Jamani Lagi asyik scroll, tiba-tiba ketemu video, Wagub Papua Barat pakai Bahasa Arab saat berpidato. Wah, hebat juga. Ini Papua Barat Daya, kalau Gubernur Jawa Timur, wajar. Cari tahu ah, siapa sebenarnya Wagub ini, yok simak narasinya sambil minum es jeruk besar, wak! Bayangkan, wak! Tengah hari di Sorong, ribuan santri berjubah putih, keringat masih menetes dari …
Read More »Cinta Pradyumna Kumar – Charlotte von Schedvin
Pada musim panas tahun 1975, seorang seniman muda India bernama Pradyumna Kumar, yang dikenal sebagai “PK,” duduk di trotoar yang ramai di New Delhi, menggambar potret orang-orang asing dengan tangan bernoda arang. Gambar-gambarnya lebih dari sekadar garis; gambar-gambar itu mengandung emosi, seolah-olah ia mampu menangkap jiwa di balik setiap wajah. PK berasal dari salah satu kasta terendah di India, latar …
Read More »
Thayyibah