Oleh : Inayatullah Hasyim (Dosen FH Universitas Juanda, Bogor) Sebagai pendukung 02, saya tentu kecewa dengan Putusan MK. Tetapi, hukum harus kita junjung bersama. Sembilan orang hakim MK adalah guardian konstitusi di negeri ini. Mereka telah disumpah saat memulai amanahnya. Maka, bagi saya, pemilu presiden telah usai. Tak ada lagi manfaat untuk saling mengejek atau mencemooh. MK telah memutus …
Read More »Redaksi Thayyibah
Quo Vadis MK
Oleh: Refrinal Darlis Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja membuat putusan tentang sangketa Pemilihan Umum (Pemilu) dengan Pemohon Badan Pemenangan Pemilu (BPN-02), Termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Pihak Terkait Tim Kampanye Nasional (TKN-01) dimana dalam putusannya Mahkamah Konstitusi menolak seluruh Dalil yang disampaikan BPN-02 tanpa kecuali berkenaan dengan dugaan kecurangan Pemilu yang terjadi secara Terstruktur, …
Read More »Burung Pipit, Cicak dan Nabi Yusuf
Tentang mereka yang terus melakukan aksi memprotes jalannya Pemilihan Presiden 2019 yang penuh kecurangan, mengingatkan kita pada kisah burung pipit dan cicak di zaman Nabi Ibrahim AS. Saat Nabi Ibrahim AS dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu di atas api yang sedang membakar Nabi Ibrahim AS.. Cicak yang melihatnya tertawa.“Hai …
Read More »MK Tidak Peduli Pemilu Jurdil, Abaikan MK !
Oleh: Radhar Tribaskoro Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zulfa mengatakan dalam sebuah diskusi bahwa (1) banyaknya bukti bukan faktor yang menentukan dalam memenangkan gugatan, dan (2) yang dibutuhkan adalah bukti yang relevan (dengan penambahan/pengurangan suara) dan secara signifikan bisa mengubah hasil pemilu. Terakhir (3) Hamdan Zulfa menekankan bahwa selisih suara yang besar adalah kendala yang besar untuk …
Read More »Penyakit Uang Kertas
Oleh: Zaim Saidi Saat ini rupiah fluktuatif disekitar Rp 14.500/$. Jadi, sejak lahirnya 1946, merosot lebih dari 99% terhadap dolar AS. Dolar AS sendiri telah kehilangan daya belinya sebanyak 95% dibanding sebelum 1970-an. Semula 1 oz emas 35 USD ( ’71), menjadi 1400 USD (2019). Ini bukti dari hadis Nabi SAW: “Akan datang masa semua yang ada tak bermanfaat (habis …
Read More »Apa yang Kau Bela?
“Mati sebagai Islam itu baik, tapi akan lebih baik lagi kalau kita mati ketika sedang membela Islam.” Oleh : Ustadz Fatih Karim Teringat belum lama ini, tepatnya hari Jum’at, saya satu mobil bersama Ustadz Kusyaeri. Dia adalah Direktur Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center pimpinan Ustadz Bachtiar Nasir. Kami menuju Parung dalam rangka melihat lokasi tanah yang …
Read More »Saudagar di Era Salaf dan Kholaf
Oleh: Jazuli Juwaini Bakar Ash-Shiddiq Diriwayatkan beliau memiliki 9 buah toko dan kekayaan sebesar 40.000 dirham. Seandainya di konversi ke rupiah saat ini mencapai Rp 19 Milyar. Yang lebih luar biasa, ternyata semuanya disumbangkan untuk kepentingan dakwah Rasulullah Umar bin Khottob Ketika beliau wafat meninggalkan ladang pertanian sebanyak 70.0000 ladang yang rata-rata harga ladangnya sebesar Rp 160 juta (perkiraan konversi …
Read More »Jangan Tutup Pintu Masjid-mu
Sahabatku, Bila suatu hari nanti kamu atau aku diizinkan Allah mampu membangun masjid, pesanku: Bukalah pintu masjidmu 24 jam, agar engkau tidak malu dihadapan Allah yang telah membukakan pintu ampunanNya untuk kita semua disetiap waktu. Barangkali ada saudara kita yang ingin beri’tikaf malam atau bertahajjud dan pintu masjid yang dijaga oleh ta’mir tetap terbuka. Jangan pernah engkau tulis ‘Dilarang Tidur …
Read More »Perahu Retak
Seseorang bilang kepada Buya Hamka Bahwa “Pelacur di Arab itu memakai cadar dan hijab” . Jawaban Buya Hamka ini tak terduga! Buya HAMKA menjawab, “Oh ya? Saya barusan dari Los Angeles dan New York, Masya Allah, ternyata disana tidak ada pelacur,” jawab Buya. “Ah mana mungkin Buya, di Mekkah saja ada kok. Apalagi di Amerika, pasti banyak lagi,” kata …
Read More »Oktober, Kiamat bagi Ekonomi Indonesia yang Salah Urus
Pengakuan Economic Hitman Oleh: Mardigu Wowiek Prasetyo Berdiskusi dengan seorang bule yang tinggal di top floor Pakubuwono Residence selama 2 bulan hanya untuk mempelajari ekonomi Indonesia. Setelah itu, rencananya ia akan berangkat ke Mumbay dan katanya dia berencana tinggal di India juga selama 2 bulan untuk mempelajari ekonomi Negara India. Pembicaraan kami berdua cukup intense dan “menegangkan”. Usianya 65 …
Read More »
Thayyibah