Oleh: HM Joesoef Yusuf Mansur dikenal lihai mencitrakan dirinya sebagai orang yang peduli. Lihatlah aksinya ketika pada Rabu 28 Februari 2018, menjelang Dhuhur, Gedung Muamalat Tower di Jalan Prof. Dr. Satrio, Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, lantai 20, dipenuhi oleh jamaah PayTren dan Darul Quran. Waktu itu dikabarkan bahwa Bank syariah pertama di Indonesia itu mengalami kesulitan keuangan. Momentum …
Read More »Redaksi Thayyibah
111 Tahun Pak Natsir
Menteri Berkemeja Tambalan Oleh: Asro Kamal Rokan Guru Besar Cornell Unversity, Amerika Serikat, George McTurnan Kahin, hampir tidak percaya yang ditemuinya adalah Mohammad Natsir, Menteri Penerangan RI. Natsir sangat sederhana, kemejanya bertambalan di beberapa bagian. “Saya menemukan seorang yang sederhana dan rendah hati. Pakaiannya tidak mencerminkan sebagai seorang menteri dari suatu pemerintahan. Kemejanya bertambalan,” kenang Kahin dalam buku Mohammad …
Read More »Tommy yang ‘Bodoh’
Di Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847, lahir seorang anak bernama panggilan Tommy. Dia lahir dengan kemampuan biasa-biasa saja, tidak memiliki kecerdasan khusus seperti anak-anak lainnya Saat belajar di sekolah, kisah homeschooler, Tommy tidak mampu untuk mengikuti pendidikan yang dijarkan di sekolahnya. Oleh sebab itu , Tommy selalu mendapatkan nilai buruk dan mengecewakan. Sangat bodohnya anak ini dalam …
Read More »Kaki Polisi versus Doa Kiai
Catatan Kiai Helmi Hidayat dari Kota Madinah Nenek itu terus menjerit-jerit di dalam kamar mandi. Ia panik terkunci dari dalam. Kunci kamar mandi hotel mewah di Madinah rupanya terlalu canggih buat dirinya yang datang dari salah satu kampung kecil di pojok Indonesia. Bisa jadi ini kali pertama dia keluar dari Indonesia, atau bahkan baru kali ini keluar dari …
Read More »Kunti (3)
Amarah Lana Oleh: Cak Choirul Pohon randu tempat Sarjan dan Kunti suka membuat janji di tengah pegunungan Bukit Deret masih berdiri kokoh walaupun berusia belasan tahun. Demikian pula salah satu dahan tempat Gagak Hitam bertengger tampak kian kuat meninju langit. Anehnya, malam itu, Gagak Hitam tak terlihat. Bahkan sisa bulu yang biasanya berserakan di sekitar pohon juga lenyap seperti …
Read More »Bisnis yang Membunuh
Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati politik dan keagamaan) Menkominfo Rudiantara buat berita dan kebijakan yang menghebohkan dengan membuat MOU umroh digital dengan Pemerintah Saudia dengan menggandeng dua unicorn Tokopedia dan Traveloka. Soal umroh digital mungkin hal yang merupakan tantangan baru yang wajar, akan tetapi dengan mewnggandeng Tokopedia dan Traveloka dua perusahaan unicorn milik non muslim dan “keturunan” ini menimbulkan …
Read More »Yusuf Mansur, Mencari Tuhan yang (masih) Hilang?
Oleh: HM Joesoef Siapa yang tak kenal nama yang satu ini? Ya, Jam’an Nurchotib Mansur yang lebih popular dengan sebutan Yusuf Mansur. Lahir di Jakarta, 19 Desember 1976. Perawakannya kecil, wajahnya imut, murah senyum, tatapan matanya cenderung menyidik. Ia dikenal sebagai ustadz “sedekah”. Dalam dua tahun terakhir, namanya terus meroket. Bukan karena prestasi, tapi karena kasus-kasus yang melilitnya. Mulai …
Read More »Kunti (2)
Manyapa Iblis Oleh: Cak Choirul Api unggun itu telah padam akibat amuk Sarjan yang tak sabar menunggu Kunti hingga jam tangannya menunjuk pukul 03.00 dini hari. Sarjan menggunakan sepatu boot petani hadiah dari Kepala Desa untuk membuyarkan nyala api itu, bahkan bara yang menganga tajam dihantamnya dengan sebatang pohon yang dicabut dari akarnya. “Kunti tidak tahu diri, aku diterlantarkan tanpa …
Read More »Kunti (1)
Menunggu Oleh : Cak Choirul Malam itu, sekitar pukul 23.00, Sarjan tampak berjaket tebal sembari mendekapkan kedua tangannya di ketiak kiri kanan. Dari kedua lubang hidungnya yang tak terlalu bangir terlihat asap putih saat dia menghembuskan udara. Sesekali Sarjan menggosokkan kedua telapak tangannya yang kepucatan, selanjutnya dimasukkan ke dalam kantong jaket kulit warna coklat yang mulai kusam. Tak jauh dari …
Read More »Anies Baswedan tentang Instalasi Bambu Getah Getih
Kemarin saat berdialog dengan teman-teman jurnalis di Balaikota, banyak yang tanya soal instalasi bambu Getih Getah karya Mas Joko Avianto. Pertama, instalasi itu memang bagian dari penyambutan acara Asian Games Agustus tahun lalu. Sebagaimana berbagai atribut dan banner yang dipasang di sekitar Senayan dan berbagai wilayah Jakarta, itu semua bukan bersifat permanen. Seselesainya Asian Games maka semua atribut/banner dilepas kembali. …
Read More »
Thayyibah