Oleh Inayatullah A. Hasyim (Dosen Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Djuanda Bogor) Akhirnya, Donald Trump memutuskan memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem (Al-Quds). Sebagian Anda mungkin bertanya, mengapa kita harus gusar dengan keputusan Amerika? Toh itu masalah internal pemerintahan Amerika. Apa hubungan dengan (pemerintahan) kita? Sebenarnya, ada banyak variabel untuk menjelaskan duduk persoalannya. Di tulisan …
Read More »Redaksi Thayyibah
LUBAID BIN RABI’AH
Nama lengkapnya adalah Lubaid bin Rabi’ah bin Malik. Ia sering juga dijuluki Abu ‘Uqail al-‘Amiry. Ia termasuk salah satu penyair yang disegani pada masa jahiliyyah. Ibunya berasal dari kabilah ‘Abas. Lubaid dilahirkan sekitar tahun 560 M. Selain sebagai penyair, ia juga dikenal sebagai orang dermawan dan pemberani. Sifat kedermawanannya diwarisi dari ayahnya yang dijuluki dengan “Rabi’ al-Muqtarin”. Sedangkan sifat …
Read More »METRO TV DAN USTADZAH YANG KELIRU
Oleh: Ust. Dr. Miftah el-Banjary, MA (Alumnus Prog. Doktoral Sastra dan Bahasa Arab di Arab Studies and Research Arab League Institute Cairo Mesir) Mengerikan sekali jika ada ustadz atau ustadzah yang tampil di layar TV seperti ini. Bayangkan betapa seseorang yang belum cukup kriteria keilmuannya disematkan gelar sebagai seorang ustadz atau ustadzah, sedangkan ketika ia menuliskan ayat al-Qur’an saja …
Read More »Pergi
وَكُلُّ ذي إِبِلٍ مَوروثٌ وَكُلُّ ذي سَلَبٍ مَسلوبُ وَكُلُّ ذي غَيبَةٍ يَؤوبُ وَغائِبُ المَوتِ لا يَؤوبُ عبيد بن الابرص Dan setiap yang memiki unta, kelak terwarisi . (Sebagaimana) setiap yang mencuri, kelak terampas (lagi). Dan setiap yang pergi kelak kembali (Namun) pergi karena kematian tak pernah (dapat) kembali. — Ubaid bin al-Abrash. Salam: Inayatullah A. Hasyim ■ twitter @inayatullah_has
Read More »Menjawab Provokasi Saifudin Ibrahim
Belum lama ini beredar sebuah video di media sosial yang berisikan seorang, yang belakangan diketahui bernama Saifudin Ibrahim, sedang memprovokasi keimanan (Islam) seorang pengemudi mobil yang disewanya. Provokasi Saifudin Ibrahim (belakangan juga diketahui identitas diri yang sebenarnya seorang Kriaten berasal dari Lombok, NTB) seputar kenabian dan poligami Rasulullah. Provokasi Saifudin ini kemudian dijawab oleh seorang yang sudah menjadi Islam …
Read More »Kesunyian Itu
Oleh Inayatullah A Hasyim قِف بالمقابر صامتاً متأملاً كم غاب فيها صامت وسؤول وسل الكواكب كم رأت من قبلنا أمماً، وكم شهد النّجوم قبيلُ (Sekali waktu) berhentilah di depan area pemakaman, diam dan merenung. Sungguh (akan engkau rasakan) kesunyian dalam bisu dan berjuta soalan (ahli kubur). Tanyakanlah pada bumi, berapa banyak ia telah melihat sebelum kita Berbagai umat, dan berapa …
Read More »Apa Kabar..?
Oleh Inayatullah A. Hasyim Ketika kita ditanya, “Apa Kabar?” Jawaban kita biasanya, “Baik.” Tapi, tahukah Anda dari mana asal kata “baik” itu? Ia berasal dari bahasa Arab, “labaik”. Seperti saat kita menunaikan ibadah haji, “labaik allahuma labaik Jadi, kata “baik” atau “labaik” adalah respon atas suatu panggilan atau pertanyaan tentang hal kita. Lebih jauh, ucapan itu adalah sunnah Rasulallah SAW. …
Read More »REUNI 212
Oleh : Agnes Marcellina Reuni 212 diselenggarakan hari Sabtu 2 Desember 2017 juga memperingati perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW mengumpulkan begitu banyak orang dan para ulama dari seluruh Nusantara. Saya bersama Lius Sungkharisma dan kawan kawan berjalan kaki mulai dari Jl. Juanda menuju ke Monas. Untuk mencapai tempat tersebut tidak bisa menggunakan mobil karena jalan jalan sudah ditutup mulai dari …
Read More »SEKILAS TENTANG MAULID NABI
Oleh Inayatullah A. Hasyim (Dosen Fakultas Hukum Unversitas Djuanda – Bogor) Hari ini, Jumat (1/12/2017) umat Islam Indonesia merayakan maulid Nabi. Secara khusus, pemerintah menjadikannya sebagai hari libur nasional. Bagi sebagian masyarakat, perayaan Maulid adalah suatu keharusan. Bahkan, sudah sejak jauh-jauh hari mereka menyiapkan berbagai hal untuk kepentingan perayaan maulid Nabi itu. Bagi sebagian lain, peristiwa maulid tak perlu …
Read More »Seorang Anak yang Lelah
Suatu hari, seorang anak mengeluh kepada ayahnya yang sedang bekerja, “Ayah, boleh aku bicara?” kata sang Anak. “Ada apa, nak?” tanya sang Ayah. Sang Ayah kemudian duduk disamping anaknya dan berkata, “Ayo ceritakan nak, Ayah akan mendengarkan.” “Aku lelah, lelah hati ini, ayah. “Aku lelah karena aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus, sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek. …
Read More »
Thayyibah